Berita

CFX Crypto Conference 2025 (foto: CFX)

Bisnis

DPR: Pemerintah akan Akomodasi Kehadiran Stablecoin lewat Aturan yang Tepat

JUMAT, 22 AGUSTUS 2025 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kripto merupakan game changer dalam system keuangan global. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Mukhamad Misbakhun, saat dijumpai seusai ajang  CFX Crypto Conference 2025 di Nuanu City, Tabanan, Bali, yang berlangsung Kamis 21 Agustus 2025. 

Ia memastikan bahwa pemerintah akan mendorongnya melalui aturan yang tepat.  

"Kripto lahir dari semangat kebebasan bahkan cenderung anti-regulasi. Negara tidak bisa tinggal diam. Kita harus memastikan asset digital ini berjalan dalam kerangka aturan yang tepat, agar tidak mengganggu stabilitas moneter," katanya. 


Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan berusaha mengakomodasi kehadiran stablecoin Rupiah, yaitu aset kripto dengan mata uang Rupiah. Hal ini dipicu kekhawatiran pemerintah terhadap investor domestik yang bertransaksi di exchanger atau penyedia layanan kripto asing.

“Bagaimana pun juga kita punya jutaan anak-anak muda yang sangat antusias untuk berinvestasi dan perlu difasilitasi negara. Jangan sampai kasus ini berulang, bermain dengan exchanger global, menyebabkan larinya dalam bentuk lain,” papar Misbakhun. 

Meskipun pemerintah mendukung upaya tersebut untuk menguatkan mata uang Rupiah, namun pelaku usaha aset kripto harus berdiskusi dengan Bank Indonesia (BI) untuk kemudian diregulasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar di kesempatan yang sama, mengungkapkan bahwa inisiatif stablecoin Rupiah sedang digodok dalam regulasi sandbox. 

Mahendra mengeklaim, urusan stablecoin Rupiah termasuk dalam wewenang self-regulatory organization (SRO) tersebut.

“Untuk melihat kemungkinan yang memang berbasis underlying atau landasannya, baik proyek atau produk, aktivitas yang memang berbasis di Indonesia,” katanya. 

CFX Crypto Conference (CCC) 2025 digelar untuk pertama kalinya pada Kamis, 21 Agustus 2025, di Nuanu City, Tabanan, Bali. Ajang ini dihadiri oleh Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  Mahendra Siregar, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, serta Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu. 

Sebelumnya, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) menginisiasi untuk menggarap proyek stablecoin Rupiah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya