Berita

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese (Foto: 9News)

Dunia

Jejak PM Australia Disebut Ternoda karena Dukung Palestina

JUMAT, 22 AGUSTUS 2025 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali melontarkan kritik keras terhadap Perdana Menteri Anthony Albanese terkait rencana Australia untuk mengakui Palestina sebagai negara pada September mendatang.

Dalam wawancara dengan Sky News Australia, Netanyahu menuduh Albanese bersikap lemah dan mengkhianati Israel.

"Saya yakin dia punya rekam jejak yang baik sebagai pelayan publik, tapi menurut saya, namanya akan ternoda selamanya karena kelemahan yang ditunjukkannya menghadapi monster teroris Hamas," kata Netanyahu, dikutip dari 9News, Jumat 22 Agustus 2025.


Netanyahu juga menyinggung kekejaman Hamas untuk menegaskan penolakannya.

"Ketika organisasi teroris paling brutal di dunia, yang membunuh perempuan, memperkosa, memenggal laki-laki, membakar bayi hidup-hidup di depan orang tua mereka, dan menyandera ratusan orang -- memberi selamat kepada Perdana Menteri Australia, itu tanda ada yang salah," ujarnya.

Ketegangan hubungan kedua pemimpin ini memanas setelah Australia menjatuhkan sanksi pada dua politisi sayap kanan Israel dan ikut bergabung dengan Inggris, Kanada, serta Prancis untuk mendukung pengakuan Palestina di Majelis Umum PBB.

Menanggapi serangan Netanyahu, Albanese memilih meredam situasi.

"Saya selalu memperlakukan pemimpin negara lain dengan hormat dan berinteraksi secara diplomatis," kata Albanese.

"Saya tidak menganggap pernyataan itu sebagai serangan pribadi. Netanyahu juga pernah mengatakan hal serupa kepada pemimpin negara lain," tambahnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya