Berita

Rektor ITS Prof Ir Bambang Pramujati. (Foto: Dokumentasi ITS)

Nusantara

Rektor ITS Dianugerahi Doktor Honoris Causa dari Kampus Korsel

JUMAT, 22 AGUSTUS 2025 | 05:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Ir Bambang Pramujati secara resmi menerima penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa (Dr HC) dari Mokpo National University (MNU), Korea Selatan pada Kamis, 21 Agustus 2025.

Bambang meyakini bahwa penghargaan ini bukan sekadar apresiasi pribadi, melainkan bentuk penghormatan atas perjalanan ITS dalam internasionalisasi, inovasi riset, dan kontribusi nyata bagi masyarakat di mata institusi akademik dunia. 

“Ini adalah buah dari kerja kolektif kita semua,” kata Bambang dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat, 22 Agustus 2025. 


Ia mengungkapkan bahwa kepemimpinan yang dijalankannya merupakan cerminan dari sinergi langkah kolektif seluruh sivitas akademika ITS.

“Setiap capaian akademik yang kita raih adalah hasil kerja bersama,” tegas Rektor ke-13 ITS tersebut memastikan. 

Guru besar dari Departemen Teknik Mesin ITS ini berpendapat penghargaan yang diterimanya merupakan rekam jejak kolaborasi ITS–MNU, rasa saling percaya, dan pengakuan atas reputasi serta kontribusi ITS di tingkat global.

“Sejak saat itu, kita terus secara konsisten memupuk hubungan ini melalui berbagai pertukaran akademik dan budaya yang berkelanjutan,” lanjut lelaki kelahiran Yogyakarta ini. 

Kolaborasi tersebut bertumpu pada keunggulan ITS di bidang teknologi kelautan dan kemaritiman, sejalan dengan posisi MNU yang strategis di kota pelabuhan Mokpo serta peran ITS sebagai pusat unggulan maritim.

Hasil nyata juga telah ditunjukkan melalui program joint degree Departemen Teknik Perkapalan ITS, pertukaran akademik, dan riset kolaboratif seputar maritim, kelautan, hingga teknologi pelabuhan cerdas.

Bambang berpendapat pengakuan ini bukanlah titik puncak pencapaian, melainkan sebuah akselerator untuk kolaborasi yang lebih dalam dan luas.

Ke depan, kerja sama akan diperluas melalui program joint degree di bidang ocean engineering, teknologi digital, energi terbarukan, dan ekonomi biru (blue economy), disertai riset bersama, pertukaran dosen peneliti, serta kemitraan industri.

“Ini adalah momentum emas yang menjadi motor pembangunan industri dan sosial,” tuturnya.

"Saya berharap ini menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi dosen dan mahasiswa ITS untuk lebih aktif berjejaring secara internasional, berani menembus batas, dan membawa nama ITS ke kancah global,” pungkasnya.

Dalam prosesi penganugerahan tersebut, President MNU Prof Hacheol Song menyampaikan bahwa pemberian gelar kehormatan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi Rektor ITS dalam mempererat hubungan kedua institusi, khususnya sejak penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada 2017 lalu.

“Kami sangat menghargai minat dan dukungan yang telah diberikan, yang berperan penting dalam pengembangan kemitraan kami,” ujar Song.

MNU juga menilai ITS sebagai salah satu mitra paling berharga dalam kerja sama internasional, dengan Indonesia memegang peran penting dalam strategi kerja sama global MNU.

Sejak menjalin kemitraan, kedua perguruan tinggi tersebut telah aktif dalam program pertukaran akademik dan budaya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya