Berita

Penerbangan perdana Pelita Air menggunakan bahan bakar avtur dicampur minyak jelantah tujuan Jakarta-Bali. (Foto: Dok Pertamina)

Bisnis

Kesaksian Penumpang Pelita Air Terbang Gunakan Pertamina SAF

KAMIS, 21 AGUSTUS 2025 | 15:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tak ada perbedaan berarti saat menumpangi pesawat berbahan bakar avtur konvensional maupun menggunakan Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbahan minyak jelantah. Penumpang tetap nyaman dan lancar.

“Rasanya menggunakan pesawat yang memakai bahan bakar SAF tetap nyaman, smooth aja sih gak ada masalah, semua lancar. Pertamina memang selalu pertama dalam urusan bensin jadi saya juga merasa aman naik Pelita Air,” kata salah seorang penumpang Pelita Air tujuan Jakarta-Bali, Grace di Bali, Kamis, 21 Agustus 2025.

Penumpang lain dari Jakarta, Saiful juga turut senang menjadi bagian penerbangan pertama Pelita Air menggunakan bahan bakar SAF. 


“Saya baru tahu juga Pelita Air menggunakan bahan bakar ramah lingkungan. Keren juga Pertamina, all the best untuk Pertamina dan Pelita Air,” kata Saiful.

Pertamina mencetak sejarah baru di dunia penerbangan Indonesia dengan meluncurkan penerbangan perdana menggunakan SAF berbahan dasar minyak jelantah atau used cooking oil (UCO), yang diselenggarakan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, 20 Agustus 2025.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono mengatakan, penerbangan ini merupakan salah satu tonggak sejarah baik bagi Pertamina maupun Pelita Air.

Sebab SAF merupakan bahan bakar berkelanjutan yang ramah lingkungan dengan campuran 2,5 persen UCO sehingga mampu mengurangi emisi karbon.

"Jadi dengan minyak jelantah kita mengudara dan membuat langit lebih bersih, mengurangi emisi karbon dan menunjukkan Pertamina berkomitmen menjadi perusahaan yang mendukung keberlanjutan," jelas Agung.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya