Berita

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Kasus OTT Wamenaker Noel, Istana Buka Peluang Reshuffle Kabinet

KAMIS, 21 AGUSTUS 2025 | 14:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer atau Noel langsung menyita perhatian publik.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengungkap bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan resmi mengenai penangkapan tersebut.

"Bapak Presiden sudah mendapatkan laporan dan beliau menyampaikan bahwa itu ranah hukum," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Merdeka, Kamis, 21 Agustus 2025.


Ia menambahkan, Presiden berkali-kali sudah mengingatkan agar para pejabat negara berhati-hati dalam mengemban amanah publik, sambil menyampaikan keprihatinan atas situasi Noel. 

“Semangat kita adalah semangat untuk tidak menyalahgunakan amanah yang diberikan kepada kita semua, dan oleh karena itulah kami menyatakan keprihatinan yang mendalam,” ucapnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menekankan bahwa Presiden menghormati penuh proses hukum yang berjalan di KPK. 

“Beliau (Presiden) menghormati proses di KPK dan dipersilahkan untuk proses hukum itu dijalankan sebagaimana mestinya,” tuturnya.

Ia menegaskan, apabila nantinya Noel terbukti bersalah, pemerintah akan segera mengambil langkah tegas, termasuk melakukan pergantian menteri. 

“Dan apabila nanti terbukti, maka akan secepatnya dilakukan pergantian,” tambah Prasetyo.

Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel ditangkap dalam OTT KPK terkait dugaan pemerasan perusahaan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 

Dalam operasi tersebut, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai, puluhan mobil mewah, hingga sebuah motor Ducati, serta menyegel ruangan di Kementerian Ketenagakerjaan. 

Selain Noel, sekitar 10 hingga 20 orang termasuk pejabat eselon II juga turut diamankan.

Nama Noel bukan sosok asing di politik nasional. Lahir di Riau pada 22 Juli 1975, ia dikenal publik sebagai Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) pada Pilpres 2019, sebelum beralih mendukung pasangan Prabowo-Gibran menjelang Pilpres 2024.

Pergeseran politiknya kemudian membawanya ke Partai Gerindra hingga dipercaya menduduki kursi Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya