Berita

Kerusakan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kutamaneuh 2, Kecamatan Tegalwaru, akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,9 yang terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi pada Rabu, 20 Agustus 2025 (Foto: Humas BNPB)

Nusantara

Sejumlah Sekolah dan Fasum di Karawang Rusak akibat Gempa

KAMIS, 21 AGUSTUS 2025 | 11:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,9 yang terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi, Rabu, 20 Agustus 2025, membuat sejumlah fasilitas publik dan sekolah mengalami kerusakan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, menjelaskan sejumlah bangunan, baik hunian masyarakat maupun fasilitas umum di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terdampak gempa yang berpusat di Kabupaten Bekasi.

"Hasil laporan kaji cepat sementara yang dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, didapati bangunan rumah warga di Kampung Jungkur, Kecamatan Tegalwaru, dan Kampung Kutamaneuh, Kecamatan Tegalwaru, mengalami kerusakan di bagian dinding rumah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 Agustus 2025.


Selain rumah warga, fasilitas umum seperti sekolah juga terdampak gempa berkekuatan sedang itu. Saat ini pendataan menemukan satu sekolah mengalami kerusakan yang membuat aktivitas belajar mengajar tak bisa dilakukan.

"Berikutnya, untuk kerusakan fasilitas umum yang terdata sementara meliputi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kutamaneuh 2, Kecamatan Tegalwaru," sambungnya.

Berdasarkan laporan visual hasil kaji cepat, Abdul Muhari menyebutkan langit-langit atau plafon sekolah jebol hingga mengenai beberapa meja di salah satu ruang kelas SDN Kutamaneuh 2.

"Di samping itu, kerusakan juga terlihat di bagian dinding cungkup atap ruang kelas. Serpihan puing dinding itu jatuh dan berserakan ke tanah," urainya.

Selain itu, Abdul Muhari juga menyebutkan kerusakan terjadi di gedung aula serbaguna Kecamatan Pangkalan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Di aula serbaguna kantor Kecamatan Pangkalan, plafon langit-langit roboh menimpa sarana umum," katanya.

Namun, Abdul Muhari memastikan dampak kerusakan gedung-gedung itu tidak menimbulkan korban jiwa akibat gempa yang terjadi.

"Beruntung saat terjadi gempa bumi, baik sekolah maupun aula kecamatan tidak ada aktivitas manusia di sana sehingga tidak menimbulkan korban jiwa," demikian Abdul Muhari menambahkan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya