Ilustrasi (Foto: 9News)
Ilustrasi (Foto: 9News)
Bank yang membukukan laba tahunan 10,25 miliar dolar Australia (sekitar Rp106 triliun) itu awalnya mengumumkan puluhan posisi akan terdampak akibat investasi dalam teknologi AI yang diklaim akan membuat layanan lebih cepat dan mudah bagi nasabah.
Namun, Serikat Pekerja Sektor Keuangan (FSU) menyatakan CBA akhirnya memutuskan untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja. Sebagai gantinya, bank menawarkan para pegawai pilihan untuk tetap bekerja, pindah ke posisi lain, atau mengambil PHK sukarela.
Populer
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
Senin, 14 September 2026 | 21:57
UPDATE
Minggu, 20 September 2026 | 19:41
Minggu, 20 September 2026 | 19:29
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Minggu, 20 September 2026 | 18:48
Minggu, 20 September 2026 | 18:43
Minggu, 20 September 2026 | 18:18
Minggu, 20 September 2026 | 18:06
Minggu, 20 September 2026 | 17:50
Minggu, 20 September 2026 | 17:50
Minggu, 20 September 2026 | 17:28