Berita

Antrean penumpang KAI di Stasiun Palmerah mengular pada Rabu malam, 20 Agustus 2025. (Foto: Dok Pribadi)

Nusantara

Penumpang Stasiun Palmerah dan Tanah Abang Menumpuk Imbas Gempa Bekasi

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 21:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Antrean penumpang mengular di Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat pada Rabu malam, 20 Agustus 2025.

Penumpukan penumpang lebih padat dari biasanya lantaran gempa bumi magnitudo 4,9 yang terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Terpantau, penumpang banyak menumpuk di peron hingga di ruang tunggu stasiun.


"Di Stasiun Palmerah penuh penumpang, di (Stasiun) Tanah Abang juga sudah penuh, mungkin karena ada gempa jadi ada keterlambatan," kata Sisil, salah seorang karyawan swasta di Stasiun Tanah Abang.

Sementara itu Vice President Corporate Communication KAI Commuter, Joni Martinus membenarkan ada keterlambatan jadwal KRL karena gangguan gempa bumi di Bekasi.

"Untuk sementara waktu beberapa perjalanan KRL dihentikan demi memastikan kondisi keamanan jalur kereta. Saat ini petugas sedang melakukan pengecekan di sepanjang lintasan operasional Commuter Line untuk memastikan kondisi, baik sarana maupun prasarananya," kata Joni kepada redaksi.

KCI pun memohon maaf atas ketidaknyamanan para pengguna commuter line.

"Nanti akan kami update lagi info selanjutnya," singkat Joni.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap, gempa Bekasi terasa hingga ke Jakarta, Depok, Pelabuhan Ratu, hingga ke Tangerang.  

Adapun titik gempa berada di darat dengan kedalaman 10 Km.

"Pusat gempa berada di darat 14 km Tenggara Kabupaten Bekasi," demikian dikutip dari laporan BMKG.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya