Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Rencana Damai Rusia-Ukraina Tekan Harga Minyak

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 11:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia turun tipis pada penutupan perdagangan Selasa, 19 Agustus 2025, seiring optimisme pasar terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina. 

Para pedagang memperkirakan, jika ada kesepakatan, sanksi terhadap minyak Rusia bisa dilonggarkan, sehingga pasokan minyak global meningkat.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup di 65,79 Dolar AS per barel, turun 81 sen atau 1,22 persen. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berada di 62,35 Dolar AS per barel, turun 1,07 Dolar AS atau 1,69 persen.


Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group, mengatakan pasar masih memegang posisi jual (short) dalam jumlah besar.

“Banyak yang bertaruh akan ada gencatan senjata. Tapi kalau itu tidak terjadi, harga minyak bisa kembali naik tajam,” jelasnya.

Upaya perdamaian antara Rusia dan Ukraina yang dimediasi Amerika Serikat masih berlangsung. Setelah pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan para sekutu Eropa di Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa ia telah berbicara langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Trump menyebut, saat ini sedang disiapkan pertemuan antara Putin dan Zelensky yang berpotensi mengarah pada KTT trilateral dengan melibatkan ketiga pemimpin tersebut.

Menurut Suvro Sarkar, analis energi utama di DBS Bank, sikap Trump yang melunak terhadap sanksi sekunder bagi importir minyak Rusia membuat risiko gangguan pasokan global berkurang dan sedikit meredakan ketegangan geopolitik.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya