Berita

Ilustrasi (Foto: AFP)

Bisnis

SoftBank Suntik Dana Rp32 Triliun ke Intel

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 11:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

SoftBank Group asal Jepang membeli saham Intel senilai 2 miliar Dolar AS atau sekitar Rp32 triliun. Dengan pembelian ini, SoftBank masuk dalam daftar 10 pemegang saham terbesar Intel.

Investasi ini dianggap sebagai "napas baru" bagi Intel yang sedang berjuang memperbaiki bisnisnya. Intel selama ini mencoba membangun bisnis produksi chip untuk pihak ketiga, namun proyek mahal tersebut belum berhasil.

CEO Intel yang baru, Lip-Bu Tan, kini memangkas ambisi lama perusahaan dan fokus merapikan keuangan setelah bertahun-tahun merugi. Pada 2024, Intel mencatat kerugian 18,8 miliar Dolar AS, kerugian pertama sejak 1986.


Dikutip dari Reuters, Rabu 20 Agustus 2025, SoftBank membeli saham Intel dengan harga 23 Dolar AS per lembar dan menjadi pemegang saham terbesar keenam. Meski porsi kepemilikannya kecil (kurang dari 2 persen), investasi ini sangat strategis.

Intel saat ini kesulitan bersaing di pasar chip AI yang dikuasai Nvidia. Namun, pemerintah AS juga menaruh perhatian besar karena Intel merupakan satu-satunya produsen chip besar yang berbasis di Amerika.

Pasca pengumuman ini, saham Intel melonjak 5,6 persen, sementara saham SoftBank justru turun lebih dari 5 persen.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya