Berita

Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding. (Foto: RMOL)

Politik

Pengamat: Kelas Migran di Sekolah Rakyat Bisa jadi Bumerang

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 10:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding yang menyebut siswa Sekolah Rakyat akan dilatih bahasa dan pengetahuan mengenai kelas migran, dinilai aneh.

Pasalnya, jika Sekolah Rakyat dìsiapkan untuk menjadi migran maka sangat tidak sejalan dengan tujuan didirikan sekolah rakyat.

“Tujuan utama Sekolah Rakyat adalah menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas, khususnya bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, dengan tujuan memutus mata rantai kemiskinan,” kata Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga kepada RMOL, Rabu 20 Agustus 2025. 


Atas dasar itu, kata Jamiluddin, sekolah rakyat dimaksudkan untuk memutus rantai kemiskinan, bukan untuk menjadi imigran. 

“Karena itu, mengajarkan konsep kelas migran di sekolah rakyat bisa menjadi bumerang dan tak sejalan dengan tujuan didirikan sekolah rakyat,” kata mantan Dekan FIKOM IISIP ini. 

Lebih jauh, Jamiluddin berpandangan bahwa wacana yang dilemparkan Menteri Karding tersebut perlu dikaji ulang. 

“Sebab, hal itu bisa saja nantinya dipersepsi bahwa sekolah rakyat justru mendidik anak bangsa untuk menjadi imigran,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya