Berita

Agus Sunarko (kanan) usai melaporkan Dinas PUPR di Polres Madiun Kota. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Dinas PUPR Kota Madiun Dilaporkan Warga ke Polisi, Ini Sebabnya

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 05:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun dilaporkan ke polisi oleh Agus Sunarko (47), seorang  warga kelurahan Patihan, Manguharjo, Madiun, Jawa Timur.  

"Hari ini saya melaporkan PUPR Kota Madiun karena telah merusak lahan kami. Lahan sawah itu telah diuruk dengan tanah sedimen yang bercampur dengan plastik, beling, kayu dan lainnya," kata Agus dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu, 20 Agustus 2025.

Akibat pengurukan itu, lanjut dia, lahan sawah seluas 1300 meter persegi menjadi rusak dan tak bisa produktif lagi untuk bercocok tanam. 


Agus yang didampingi anggota DPRD Kota Madiun Dwi Jatmiko menjelaskan, jalur mediasi dengan PUPR sudah ditempuh mulai awal Januari 2025 hingga Agustus 2025. Dalam mediasi tersebut, pihak PUPR sudah mengakui bersalah dan meminta maaf.
 
Merasa dirugikan dalam mediasi itu, Agus meminta PUPR untuk membeli atau tukar guling lahan sawahnya. Namun hal itu tak kunjung ada tindakan hingga akhirnya ia menempuh jalur hukum melaporkan ke aparat penegak hukum.
 
"Saya minta pihak PUPR Kota Madiun bertanggung jawab. Jika dibeli atau ditukar guling silakan. Yang jelas saya sangat dirugikan.Terakhir mereka bilang akan disampaikan ke pimpinan dan meminta maaf," sesalnya.
 
Sementara itu, Dwi Jatmiko atau yang akrab disapa Kokok Patihan menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan bertujuan agar masalah ini menjadi perhatian baik dari pemkot maupun kepolisian.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya