Berita

Mendikdasmen Abdul Mu’ti. (Foto: Dokumentasi Menteng Institute)

Nusantara

Menteng Institute:

Tidak Benar Mendikdasmen Hanya Utamakan Sekolah Muhammadiyah

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 02:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di bawah pimpinan Abdul Mu’ti dianggap telah berjalan secara inklusif dan berkeadilan untuk semua pihak.

Dengan demikian, Direktur Menteng Institute, Jumartono menilai adanya tudingan bahwa Kemendikdasmen hanya mengutamakan sekolah Muhammadiyah dalam kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) di Solo tidak tepat.

“Kami mengenal baik Pak Mu’ti. Beliau saya kira adalah tokoh pemimpin yang selalu mendorong spirit inklusifitas dan keadilan. Saya kira, tuduhan bahwa pihaknya tidak melibatkan ormas selain Muhammadiyah itu tudingan yang tidak benar,” ujar Jumartono kepada RMOL di Jakarta, Selasa malam, 19 Agustus 2025. 


Menurut dia, selama ini Kemendikdasmen selalu melibatkan seluruh lembaga mulai dari Lembaga Pendidikan Nahdlatul Ulama, Majelis Pendidikan Kristen Indonesia, Majelis Nasional Pendidikan Katolik, hingga lembaga internasional seperti Unesco dan Unicef. 

Ia menegaskan, paradigma partisipasi semesta penting untuk menjamin pemerataan akses dan kualitas pendidikan. 

“Jika semua pihak dilibatkan, maka arah pendidikan nasional akan lebih inklusif dan berkeadilan,” ujarnya.

Sebelumnya beredar Surat bernomor 2218/C4/DM.00.02/2025 mengenai undangan kepada peserta kegiatan Bimbingan Teknis Pembelajaran Mendalam, Koding/KA, dan Penguatan Karakter Region Jawa Tengah 2.

Surat itu menjadi polemik karena diduga lebih mengutamakan guru-guru dari Sekolah Muhammadiyah. Surat itu lantas menjadi viral, salah satunya diungkap melalui akun Facebook pribadi Ketua PW LP Ma'arif NU Jateng, Fakhruddin Karmani. 

Kepada wartawan, Fakhrudin meminta agar Kemendikdasmen jangan diprivatisasi untuk kepentingan ormas tertentu.

“Kemendikdasmen harus hadir untuk semua anak di Indonesia. Keadilan harus menjadi spirit membangun pendidikan karena pendidikan adalah bagi semuanya sesuai amanat undang-undang,” tandas Fakhrudin di Jawa Tengah, Selasa, 19 Agustus 2025.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya