Berita

Peluncuran dan deklarasi Badan Pekerja Kongres (BPK) X di Central Gerakan LMND, Jakarta Selatan, Selasa 19 Agustus 2025.(Foto: Dok LMND)

Politik

Kongres X LMND Pertarungan Gagasan Bukan Kekuatan Otot

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 21:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kongres X Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) yang rencananya digelar pada 23-27 Oktober 2025 akan membahas perkembangan situasi internasional dan persoalan ekonomi, politik, pendidikan, sosial, dan budaya kebangsaan terkini.

Demikian dikatakan Ketua Umum LMND Muhammad Asrul saat peluncuran dan deklarasi Badan Pekerja Kongres (BPK) X di Central Gerakan LMND, Jakarta Selatan, Selasa 19 Agustus 2025.

"Ini penting untuk mewarnai diskursus dan gerakan kebangsaan," kata Asrul melalui keterangan elektroniknya.


Lebih lanjut, Asrul mengingatkan kepada kader LMND se-Indonesia bahwa Kongres sebagai ruang pertarungan ide dan gagasan bukan pertarungan kekuatan otot.

"Apalagi menjadi medan transaksional yang merusak agenda perjuangan organisasi," kata Asrul.

Selain itu, Asrul mengatakan bahwa pelaksanaan Kongres X LMND akan membawa tradisi baru yang berbeda dengan Kongres organisasi mahasiswa dan partai politik pada umumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal LMND Goldy Herdiansyah mengumumkan struktural BPK yang memberi mandat kepada Claudion K. Sare sebagai Ketua, Nauval D. Salsabila sebagai Sekretaris, dan Samsudin sebagai Bendahara.

Claudion menyampaikan bahwa dalam rangka menuju Kongres X LMND, BPK akan melakukan pendataan, konvensi pencalonan, dan pemilihan ketua umum serta sekjen LMND yang akan menggunakan e-voting.

"BPK akan melakukan KTAisasi untuk mendata anggota LMND se-Indonesia, mendorong Eksekutif Wilayah melakukan konvensi pencalonan, serta sistem pemilihan akan menggunakan e-voting sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi proses pemilihan," kata Claudion.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya