Berita

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nokai Deiyai menganiaya dua tukang ojek di Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, pada Senin 18 Agustus 2025. (Foto: Humas Satgas Damai Cartenz)

Presisi

KKB Serang Ojek, Satu Tewas

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 21:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak dua orang tukang ojek menjadi korban penganiayaan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XXXI, pimpinan Panglima Jhon Badii di Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua pada Senin 18 Agustus 2025 sekitar pukul 11.53 WIT. Satu korban di antaranya tewas.

Satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia, sedangkan seorang lagi dalam kondisi kritis.

Kasat Reskrim Polres Deiyai, Ipda Muhammad Dito Anugerah membeberkan kronologi kejadian.


Ipda Dito dan petugas lainnya awalnya menuju lokasi penganiayaan Agus Hariono (46) yang ditemukan dalam kondisi terkapar di semak-semak belakang kantor BPJS Waghete, Distrik Tigi.

Korban langsung dievakuasi ke RSUD Waghete untuk mendapat penanganan medis karena kondisinya kritis.

Tidak lama berselang, anggota mendapatkan informasi adanya kasus penganiayaan lain di Waghete II, Distrik Tigi. Korban diketahui bernama La Kafi yang sudah berada di rumah sakit.

Setelah dicek, korban La Kafi dinyatakan meninggal dunia.

Terpisah, Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani memastikan akan memburu pelaku.

"Kami sudah turunkan tim untuk mengungkap dan menangkap para pelaku. Aparat tidak akan tinggal diam terhadap tindakan brutal yang mengakibatkan korban jiwa,” kata Brigjen Faizal dalam keterangan resmi pada Selasa 19 Agustus 2025.

Penyelidikan dilakukan guna mengungkap motif dan menangkap para pelaku.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya