Berita

Kolase Wagub Lemhannas Laksdya TNI Edwin, Wakasal Laksdya TNI Erwin Aldedharma, Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata dan Kepala Bakamla Laksdya TNI Irvansyah. (Foto: RMOL/Adityo Nugroho)

Politik

Empat Laksdya Menguat Gantikan KSAL Laksamana Ali

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 18:34 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali akan segera memasuki masa pensiun. 

Pergantian pucuk pimpinan TNI AL ini berlangsung di tengah situasi yang penuh kompleksitas. 

Di antaranya modernisasi armada yang belum tuntas, dinamika keamanan maritim di kawasan, serta kebutuhan memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia di laut.


Dalam bursa calon pengganti, empat nama perwira tinggi berbintang tiga mengemuka, yakni Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata, Wakasal Laksdya TNI Erwin Aldedharma, Kepala Bakamla Laksdya TNI Irvansyah, dan Wagub Lemhannas Laksdya TNI Edwin.

Kondisi TNI AL saat ini bisa disebut berada di persimpangan. Di satu sisi, kebutuhan modernisasi alutsista semakin mendesak. Armada kapal perang masih didominasi kapal berusia tua, sementara proyek pengadaan kapal selam, fregat, hingga sistem senjata modern berjalan bertahap. Di sisi lain, tantangan eksternal kian nyata, terutama di Laut Natuna Utara dan kawasan Indo-Pasifik yang kian kompetitif secara geopolitik.

Selain faktor hardware, aspek personel dan doktrin juga menjadi perhatian. Profesionalisme prajurit, efektivitas operasi gabungan dengan matra lain, serta penguatan diplomasi maritim membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan adaptif.

Profil Empat Kandidat

Laksdya TNI Denih Hendrata sebagai Pangkoarmada RI merupakan pemegang kendali operasi tempur laut. Pengalamannya langsung bersentuhan dengan kesiapan armada menjadikannya representasi jalur operasional yang kuat.

Sementara Wakasal Laksdya TNI Erwin punya pemahaman mendalam soal dinamika internal TNI AL. Jalur ini menempatkannya dekat dengan aspek pembinaan organisasi, manajemen personel, dan kebijakan struktural.

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Irvansyah ini dikenal dengan jejaring lintas instansi dan pengalaman menjaga keamanan laut. Kompetensinya relevan dengan kebutuhan memperkuat sinergi maritim di tengah ancaman illegal fishing, penyelundupan, hingga konflik batas perairan.

Laksdya TNI Edwin sebagai Wagub Lemhannas membawa perspektif strategis dan geopolitik. Latar belakang ini penting ketika isu laut tidak lagi semata-mata pertahanan, tapi juga diplomasi dan kepentingan global.

Siapa pun yang dipilih Presiden sebagai KSAL mendatang akan menghadapi tiga agenda utama yakni modernisasi alutsista, mempercepat peremajaan kapal perang, kapal selam, dan sistem senjata untuk menjaga keseimbangan kekuatan di kawasan. 

Penguatan operasi maritim, menjaga perairan perbatasan dari potensi konflik dan pelanggaran hukum laut juga menjadi penting di tengah situasi global saat ini. Selanjutnya, diplomasi pertahanan, memperluas kerja sama strategis dengan negara-negara sahabat penting dilakukan guna memperkuat posisi Indonesia di Indo-Pasifik.

Pengamat politik dari Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul menilai bahwa pergantian KSAL kali ini punya arti strategis. 

“Pemimpin baru TNI AL tidak hanya dituntut menjaga laut Indonesia, tetapi juga mempercepat transformasi armada. Tantangan kita bukan sekadar teknis, tetapi geopolitik. Kandidat yang punya kapasitas diplomasi dan pemahaman strategis akan punya nilai tambah,” kata Adib dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 19 Agustus 2025.

Tidak hanya itu, ia menyebut keempat nama yang menguat saat ini memiliki peluang relatif berimbang. 

“Masing-masing punya keunggulan. Ada yang kuat di operasional, ada yang paham struktur internal, ada yang punya jejaring lintas instansi, ada pula yang menguasai kajian strategis. Presiden tentu akan menimbang kebutuhan TNI AL ke depan,” tegasnya. 

Namun siapapun yang terpilih tentu ada di tangan Presiden Prabowo sebagai Panglima Tertinggi TNI. 

“Dengan masa pensiun Laksamana Muhammad Ali yang semakin dekat, publik menanti siapa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan TNI Angkatan Laut di tengah dinamika keamanan maritim dan kebutuhan modernisasi armada nasional,” tutup Adib.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya