Berita

Staf Ahli Menteri PU, Abram Elsajaya Barus usai diperiksa KPK. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Abram Elsajaya Cuma Bilang Maaf Usai Tujuh Jam Diperiksa KPK

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 17:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Staf ahli Menteri Pekerjaan Umum (PU) bidang ekonomi dan investasi, Abram Elsajaya Barus bungkam usai diperiksa dalam kasus dugaan korupsi terkait pekerjaan peningkatan jalan di Dinas PUPR Kabupaten Mempawah tahun 2015.

Pantauan RMOL, Abram telah menjalani pemeriksaan selama hampir tujuh jam sejak pukul 09.37 WIB hingga pukul 16.27 WIB di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa 19 Agustus 2025.

Saat ditanya terkait materi pemeriksaan maupun jumlah pertanyaan yang dilayangkan tim penyidik, Abram menolak menjawabnya.


"Maaf saja ya," singkat Abram sembari bergegas meninggalkan area Gedung Merah Putih KPK.

Sebelumnya, sejak 25-29 April 2025, KPK telah melakukan penggeledahan terhadap 16 tempat di Kabupaten Mempawah, Sanggau, dan Pontianak. Dari kegiatan penggeledahan tersebut, penyidik menemukan dan menyita barang bukti berupa dokumen serta barang bukti elektronik.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, terdiri dari dua orang penyelenggara negara, dan satu orang dari pihak swasta. Namun, identitas tersangka dan konstruksi perkara belum diungkapkan.




Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya