Berita

Peserta Jobfest di Plaza Bendera, Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Pencari Kerja Diajak Manfaatkan 2.000 Lowongan di Jobfest Jakarta

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 14:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka Festival Lowongan Kerja atau Jobfest di Plaza Bendera, Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari atau pada 19 dan 20 Agustus 2025 dan menyediakan sebanyak 2.000 lowongan pekerjaan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut, Pemprov DKI telah mengadakan 13 kali bursa kerja dari total target 21 kali penyelenggaraan.


"Melalui apa yang kita sebut dengan Jobfest ini kurang lebih 38,39 persen, sehingga dengan angka ini menunjukkan bahwa efektivitasnya cukup tinggi," ujar Pramono, usai membuka Jobfest Gelombang III di Plaza Bendera, Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur.

Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus membuka kesempatan kerja seluas-luasnya. Salah satunya melalui penyelenggaraan Jobfest pada hari ini di Jakarta International Velodrome yang melibatkan 37 perusahaan.

Pramono berharap bursa kerja ini benar-benar dimanfaatkan oleh para pencari kerja. Dia menyebut, lowongan pekerjaan menjadi salah satu masalah utama yang dihadapi para pencari kerja saat ini. Karena itu, ia memastikan bahwa Jakarta akan selalu membuka diri bagi siapapun untuk mendapatkan pekerjaan.

"Problem kita kalau bekerja di luar negeri adalah persoalan bahasa. Sebenarnya pekerja kita adalah pekerja yang tangguh, tetapi seringkali karena tidak bisa berbahasa setempat atau bahasa lokal, sehingga inilah yang menjadi handicap," katanya.

Karena itu, Pramono menginstruksikan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi agar menyediakan Mobile Training Unit (MTU) untuk memberikan pelatihan bahasa kepada para pencari kerja.

"Mudah-mudahan ini termanfaatkan secara baik tanpa antrean yang panjang, tanpa berdesakan," pungkasnya. 

Jobfest kali ini diadakan dengan menerapkan konsep baru sebagai bentuk evaluasi dan inovasi dari kegiatan sebelumnya. Antara lain yakni diselenggarakan di lokasi strategis, publikasi yang masif, adanya showcase pelatihan dan Mobile Training Unit, serta menyediakan layanan karir, layanan administrasi kependudukan, hingga perizinan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya