Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: CNP)

Dunia

Trump Pede Putin Bakal Setuju Gencatan Senjata Karena Dirinya

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 13:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin ingin mencapai kesepakatan gencatan senjata karena dirinya. 

Komentar itu ia lontarkan sebelum pertemuan dengan para pemimpin Eropa dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Gedung Putih untuk membahas upaya mengakhiri perang di Ukraina

“Saya rasa dia ingin membuat kesepakatan untuk saya,” ujar Trump sambil berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Ruang Timur Gedung Putih, seperti dikutip dari Associated Press, Selasa, 19 Agustus 2025.


Ia yakin Putin akan menyetujui gencatan senjata dengan Ukraina pada pertemuan trilateral yang mereka rencanakan mendatang.

“Dia membuat tri-lat. Saya rasa dia ingin membuat kesepakatan untuk saya. Apakah Anda mengerti itu, meskipun kedengarannya gila," ucap Trump.

Dalam forum multilateral di Washington, para pemimpin Eropa memilih menjaga bahasa diplomatis. 

Mereka berhati-hati agar tidak menimbulkan perbedaan pendapat di depan publik, meskipun di balik layar ada kekhawatiran Trump akan menekan Ukraina untuk memberikan konsesi kepada Moskow.

“Pertemuan ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjajaki jaminan keamanan bagi Ukraina, dengan koordinasi Amerika Serikat dan sekutu Eropa,” kata Trump dalam konferensi pers usai pertemuan.

Trump kemudian mengumumkan bahwa dirinya langsung menelepon Putin setelah pertemuan di Gedung Putih. Ia menyampaikan keinginan untuk mempertemukan Putin dan Zelensky dalam sebuah pertemuan tatap muka.

“Saya membayangkan sebuah pertemuan trilateral. Itu akan menjadi terobosan besar,” kata dia.

Melalui akun Truth Social, Trump menggambarkan diskusi di Gedung Putih sebagai langkah awal yang sangat baik menuju perdamaian. Ia menegaskan bahwa hanya melalui kepemimpinannya, Rusia dan Ukraina bisa mencapai titik temu.

“Ini adalah saat yang tepat untuk memulai perdamaian, dan saya pikir semua pihak sudah menyadari hal itu,” tulis Trump.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya