Berita

Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: CNBC Indonesia)

Bisnis

Pasar Saham Global Bergerak Terbatas, Investor Wait and See

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 12:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pergerakan pasar saham global, termasuk Indonesia, masih cenderung terbatas lantaran investor menunggu kepastian arah kebijakan ekonomi dunia.

Penggiat Pasar Modal Indonesia, Reydi Octa, menilai kondisi pasar saat ini dipengaruhi sejumlah faktor eksternal. Salah satunya pidato Ketua The Fed Jerome Powell dan rilis kinerja emiten ritel Amerika Serikat (AS) yang ditunggu pelaku pasar.

“Ruang pemangkasan suku bunga tetap ada karena mengacu pada data CMEGROUP.com proyeksi probabilitas keyakinan pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 83,6 persen,” jelas Reydi, kepada RMOL pada Selasa 19 Agustus 2025.


Selain itu, faktor geopolitik seperti pertemuan Donald Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan Presiden Rusia Vladimir Putin disebut belum memberi dampak berarti ke pasar.

Di kawasan Asia, bursa juga bergerak hati-hati meski data pengangguran India menunjukkan hasil cukup positif. Sementara itu, harga minyak global naik dipicu spekulasi geopolitik serta isu pasokan energi.

Di dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat lalu mencatatkan aliran dana asing (net buy) sebesar Rp1,31 triliun. 

Namun, potensi koreksi masih membayangi lantaran aksi ambil untung (profit taking) pasca penguatan indeks dan pelemahan nilai tukar Rupiah.

“Investor saat ini cenderung wait and see menunggu arah kepastian ekonomi global,” pungkas Reydi.

Ia memprediksi IHSG akan bergerak terbatas ke level 7791 hingga 7893 pada penutupan sore ini.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya