Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Dolar AS Perkasa Jelang Pidato Bos The Fed

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar Amerika Serikat (AS) menguat didorong oleh perkembangan geopolitik,di mana Amerika Serikat terus mengupayakan jalan damai untuk Rusia dan Ukraina. 

Presiden Donald Trump bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Gedung Putih pada Senin 19 Agustus 2025.  Trump menyatakan optimisme tentang mengakhiri perang, menjanjikan keterlibatan AS dalam menjaga perdamaian, dan mengatakan akan menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin setelah pertemuan tersebut. 

Saat ini, Investor akan menunggu hasil konferensi the Fed di Jackson Hole, Wyoming, yang berlangsung antara 21 dan 23 Agustus, di mana Chairman Jerome Powell diperkirakan berpidato, yang dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang prospek ekonomi dan kerangka kebijakan bank sentral.


Pasar memperhitungkan kemungkinan 84 persen pemotongan suku bunga Fed sebesar 25 basis poin pada bulan September. 

Indeks Dolar AS (DXY) di pasar uang New York, menguat 0,32 persen menjadi 98,167 pada penutupan perdagangan Senin 19 Agustus 2025 atau Selasa pagi WIB. 

Euro melemah 0,31 persen terhadap Dolar AS, terakhir diperdagangkan di 1,1661 Dolar AS. 

Dolar AS juga menguat terhadap Yen sebesar 0,41 persen.  Terakhir 1 Dolar AS diperdagangkan menjadi 147,79 Yen Jepang.  Sementara, Poundsterling melorot 0,35 persen menjadi 1,3504 Dolar AS. 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya