Berita

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Hukum

Kemenkum Desak LMK dan LMKN Segera Diaudit

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 03:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah melalui Kementerian Hukum (Kemenkum) meminta segera dilakukan audit Lembaga Manajemen Kolektif  (LMK) dan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). 

Hal itu buntut dari polemik royalti musik yang ramai dipermasalahkan banyak pihak belakangan ini. Audit diperlukan demi terwujudnya transparansi.

“Royalti, khusus royalti, ini lagi kita mau kumpulkan LMKN dan LMK-nya. Saya sudah lapor, kita akan minta supaya akan ada audit baik LMK-nya maupun LMKN-nya. Supaya transparansi terkait dengan pembayaran royalti itu betul-betul sesuai dengan tuntutan,” tegas Menteri Hukum Supratman Andi Agtas kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 18 Agustus 2025. 


Sebab, lanjut dia, dengan dilakukannya audit bukan bermaksud pemerintah mencari kambing hitam dari sengkarut royalti musik. Namun, hal itu semata-mata dilakukan agar ditemukan solusi paling tepat.

“Karena tuntutan publik juga tidak salah, ya. Karena terkait dengan transparansi penggunaan sistem. Berapa yang dipungut, bagaimana penyalurannya. Nah, karena itu hanya mekanisme audit yang bisa memberi kita gambaran seperti itu,” kata Politikus Gerindra ini.

Ditanya lebih jauh mengenai regulasi baru untuk menyelesaikan polemik royalti musik, Supratman kembali menegaskan bahwa pemerintah ingin mencari solusi bersama melibatkan stakeholder terkait. 

“Sekarang kita lagi kumpulkan semua nih, masukkan semua. Jadi, seperti pungutan royalti dan lain sebagainya, kita mau bicara dulu. Saya minta LMKN-nya undang semua pelaku usaha. Tapi yang saya mau tegaskan bahwa satu, tidak boleh membebani UMKM terutama. Itu yang paling penting,” pungkasnya.

Supratman sebelumnya juga telah menyampaikan bahwa organisasi nirlaba Wahana Musik Indonesia (WAMI) pun harus segera diaudit. 

Hal itu ditegaskan Supratman menyikapi distribusi royalti yang diduga tidak transparan dilakukan oleh WAMI terhadap mantan vokalis Dewa 19 Ari Lasso baru-baru ini. 

“Terkait Ari Lasso, saya setuju harus diaudit," kata Supratman di Kantor Smesco Indonesia, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu 12 Agustus 2025.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya