Berita

Ilustrasi. (Foto: insist.id)

Politik

Berikut Enam Capaian Indonesia di Usia Kemerdekaan 80 Tahun

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 02:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Indonesia mampu mengukir enam capaian besar sejak era kemerdekaan tahun 1945 hingga saat ini di usia 80 tahun.

“Capaian pertama setelah Indonesia merdeka berhasil menghilangkan bahaya penyakit menular sejak zaman penjajahan hingga kini. Penyakit menular di negara lain seperti Afrika, sebagian Amerika Latin masih melemahkan ketahanan sosial," kata ekonom senior Indef Prof. Didin S Damanhuri dalam diskusi bertajuk ‘Bagaimana Kondisi, Pencapaian dan Tantangan Sosial-Ekonomi Indonesia Setelah 80 Tahun Indonesia Merdeka’ yang diselenggarakan Forum Insan Cita secara virtual, Senin malam, 18 Agustus 2025. 

Kedua, lanjut dia, Indonesia hampir berhasil keluar dari garis kemiskinan. Walaupun saat ini masih ada rakyat miskin, namun berangsur berkurang persentasenya.


"Hampir tidak ada kelaparan yang menimbulkan kematian. Ketiga, harapan hidup waktu awal pembangunan sistematis itu di bawah 50 sekarang sudah sekitar 70," jelasnya.

Keempat, kelas menengah mencapai sekitar 45 persen yang merupakan faktor dinamis pendongkrak produktivitas kegiatan perekonomian nasional. 

"Memang ada penurunan kemarin zaman Pak Jokowi tapi masih sekitar 45 persen yang merupakan faktor dinamis untuk program nasional," ungkapnya.

Kemudian yang kelima terjadi di era Reformasi. Ia mengurai berkurangnya konsentrasi uang di Jakarta. Sebelum desentralisasi, sekitar 75 persen sekarang sudah berkurang menjadi 65 persen.

Terakhir, menurut Prof. Didin, capaian Indonesia setelah merdeka adalah penghargaan terhadap HAM dan kebebasan berekspresi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya