Berita

Calon Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI), Boni Hargens. (Foto: Dok pribadi)

Politik

Boni Hargens:

Calon Ketum ILUNI Harus Perkuat UI, Alumni, dan Bangsa

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 20:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sosok Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI) harus punya komitmen untuk memperkuat kampus, alumni, dan bangsa Indonesia.

"Siapa pun yang menang nanti harus memikirkan UI, alumni, dan Indonesia sebagai payung besar dan rumah kita," kata calon Ketum ILUNI, Boni Hargens dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin, 18 Agustus 2025.

Komitmen tersebut juga ia sampaikan saat bertemu Rektor UI, Heri Hermansyah bersama 6 kandidat Ketum ILUNI di Plataran Dharmawangsa, Jakarta, Minggu, 17 Agustus 2025.


Menurut Boni, ILUNI harus bermanfaat bagi bangsa dan negara, termasuk mendukung langkah-langkah mewujudkan dan merawat Indonesia cerah.

Dalam kapasitasnya sebagai calon ketum, Boni juga kembali menegaskan visi-misinya menjadikan ILUNI sebagai laboratorium gagasan untuk mengawal pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mewujudkan Indonesia berdaulat, sejahtera, dan cerah.

Menurut Boni, alumni UI bisa terlibat langsung menyelesaikan persoalan-persoalan dasar masyarakat seperti pengangguran, kemiskinan, dan pendidikan yang kurang.

"Lulusan UI diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari lapangan pekerjaan, tapi bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan mendukung pemerintah dalam menciptakan kesejahteraan umum," jelas Boni.

Sementara itu, Rektor Heri Hermansyah menyebut para calon Ketum ILUNI merupakan aset kampus yang memiliki tugas ikut membesarkan UI, alumni, dan bangsa Indonesia.

"Calon Ketum ILUNI periode ini kontestannya ada 7 orang. Mereka semua adalah aset-aset Universitas Indonesia, prominent, memiliki jaringan luas, willingness untuk memajukan universitas dan juga ekosistem alumni," jelas Heri.

Heri optimis siapa pun yang terpilih menjadi Ketum ILUNI periode 2025-2028 bisa mengemban tugas-tugas penting tersebut.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya