Berita

Warga Palestina yang terusir akibat serangan Israel berlindung di kamp tenda pengungsian. (Foto: Reuters)

Dunia

Hamas Tolak Rencana Israel Relokasi Warga Palestina di Gaza

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 20:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ketegangan di Gaza kembali memanas setelah Hamas menolak rencana Israel yang hendak merelokasi warga Palestina ke bagian selatan kota. 

Hamas menilai langkah tersebut bukan upaya kemanusiaan, melainkan strategi untuk menutupi serangan brutal yang terus dilancarkan Tel Aviv.

Mengutip Arab News pada Senin 18 Agustus 2025, Hamas mengatakan relokasi penduduk dari Kota Gaza merupakan gelombang baru genosida dan pengungsian bagi ratusan ribu penduduk di wilayah tersebut.


Kelompok perlawanan itu juga menyebut rencana pemindahan warga ke tenda sebagai “penipuan terang-terangan.”

Sebelumnya, Hamas juga mengecam habis-habisan serangan Israel yang menggunakan jet tempur, meriam, hingga robot peledak. 

“Penghancuran sistematis di wilayah tersebut adalah bagian dari perang pemusnahan yang biadab dan rencana kriminal yang bertujuan menghapus Jalur Gaza dan seluruh kehidupan di dalamnya,” tegas Hamas.

Data terbaru pada Jumat 15 Agustus 2025 mencatat sekitar 62 ribu orang tewas akibat agresi Israel sejak 2023. Mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak. Sementara itu, jumlah warga yang terluka mencapai 155.275 orang.

Rencana relokasi diumumkan oleh Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Avichay Adraee. Israel beralasan kawasan yang kini dihuni warga Palestina akan dijadikan zona perang, sehingga penduduk harus dipindahkan ke selatan Gaza.

Menurut Adraee, pihaknya akan menyediakan tenda dan perlengkapan penampungan, yang akan diangkut melalui penyeberangan Kerem Shalom dengan bantuan PBB dan organisasi kemanusiaan internasional. 

Namun, semua peralatan terlebih dahulu akan diperiksa oleh otoritas keamanan Israel.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya