Berita

Megawati Soekanroputri dan Prabowo Subianto (Foto: Dokumentasi Partai Gerindra)

Politik

Hubungan Akur Prabowo-Megawati Akan Selesaikan Persoalan Bangsa

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 18:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dikabarkan akan kembali mengadakan pertemuan dalam waktu dekat.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai publik menantikan pertemuan ini pasca Kongres PDIP di Bali. Dia menyebut, setidaknya ada dua konteks penting dari isu ini. 

"Pertama tentu semakin mempertebal bagaimana tentang pentingnya harmonisasi politik yang terjadi antar tokoh. Karena kita tahu beberapa waktu lalu ada amnesti untuk Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan abolisi untuk Tom Lembong, yang salah satu tujuan yang ingin dicapai adalah kerjasama politik dengan berbagai pihak,” ujar Adi seperti dikutip redaksi melalui kanal YouTube, dikutip di Jakarta, Senin, 18 Agustus 2025.


Selain itu, kata Adi, pertemuan ini juga ramai diperbincangkan karena Megawati tidak hadir pada peringatan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, dan memilih memimpin upacara di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung.

Direktur Parameter Politik Indonesia itu menuturkan, banyak pihak menduga pertemuan ini akan menjadi momen merekatkan kembali hubungan politik Prabowo-Megawati.

“Akan kembali dipersatukan tentu dalam momen pertemuan-pertemuan yang kata Puan Maharani tinggal menunggu waktu yang akan dilakukan,” sambungnya.

Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu menekankan bahwa pertemuan para elite politik menjadi faktor penting dalam menyelesaikan persoalan bangsa.

“Jadi kalau elite akur, semua orang-orang penting di negara kita ini akur maka selesailah semua urusan kebangsaan yang ada di negara kita,” tandas Adi.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya