Berita

Diskusi Kopi Manggarai Jilid 2 di Sasana Krida Karang Taruna Manggarai, Jakarta Selatan, Senin 18 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Nusantara

Stafsus Pramono Anung Ingin Manggarai Zero Tawuran

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 17:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aksi tawuran yang kerap terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, telah membuat resah masyarakat. Apalagi Aksi tawuran tersebut menggunakan petasan hingga senjata tajam.

"Dari Kopi Manggarai kali ini sampai berikutnya tidak boleh ada korban tawuran. Harus zero kejadian. Anak-anak muda harus punya aktivitas positif setiap minggu untuk menyalurkan energi mereka,” kata Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim dalam diskusi Kopi Manggarai Jilid 2 di Sasana Krida Karang Taruna Manggarai, Jakarta Selatan, Senin 18 Agustus 2025.

Chiko mengatakan, persoalan sosial tidak bisa diselesaikan pemerintah saja. Menurutnya, Karang Taruna bersama pemuda harus ambil peran untuk membangun Jakarta yang aman dan produktif.


Inisiator Kopi Manggarai, M. Luthfi Arwien mengatakan, forum ini lahir untuk mencari solusi persoalan sosial yang kerap terjadi di Manggarai, khususnya tawuran.

“Kalau kita cap mereka pelaku tawuran, justru makin merasa bangga. Lebih baik kita rangkul pelan-pelan, agar Manggarai bisa aman dan nyaman,” kata Luthfi.

Sementara Anggota DPR dari Fraksi PDIP Once Mekel menekankan pentingnya memperkuat kapasitas pemuda dalam menghadapi bonus demografi 2045.

“Harapannya, dengan UU Pemuda yang baru kita bisa mensinergikan kekuatan pemuda agar lebih optimal. Tahun 2045 ada 70 persen angkatan pemuda, kalau tidak dimanfaatkan kita akan terjebak stagnasi,” kata Once.

Ia menyoroti masih tingginya angka putus sekolah di Indonesia, termasuk di Jakarta. Padahal, fasilitas pendidikan cukup memadai. 

“Jakarta termasuk tinggi angka drop out-nya, bersaing dengan Papua. Ini aneh, padahal sekolah dan fasilitas tersedia. Ini harus jadi perhatian serius,” kata Once.

Once juga mengingatkan pentingnya pembebasan pemuda dari perbudakan pikiran.

“Kalau pikiran kita dikuasai kebencian atau kekerasan, itu bentuk perbudakan. Pemuda harus bisa membawa dirinya, bukan terbawa oleh hawa nafsu,” kata Once.

Diskusi yang diprakarsai Karang Taruna Jakarta ini juga menghadirkan narasumber Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Muhammad Matsani, Ketua Karang Taruna Jakarta Akmal B.Y, Kapolsek Tebet Iwan Gunawan, hingga Majelis Pertimbangan Karang Taruna Jakarta Budhi Haryadi.



Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Kemenkop Akselerasi Penerima PKH Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:44

DPR Wajib Awasi Partisipasi Indonesia di BoP dan ISF

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:42

Polisi Gadungan Penganiaya Pegawai SPBU Dibekuk

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:18

BPC HIPMI Rembang Dukung Program MBG Lewat Pembangunan SPPG

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:56

Posisi Strategis RI di Tengah Percaturan Geopolitik

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:55

Pertamina Harus Apresiasi Petugas SPBU Disiplin SOP Hingga Dapat Ancaman

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:21

Menkop Ajak Seluruh Pihak Kolaborasikan KDKMP dan PKH

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:19

Setop Alfamart dan Indomaret Demi Bangkitnya Kopdes

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:52

PDIP soal Ambang Batas Parlemen: Idealnya Cukup 5-6 Fraksi di DPR

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:29

BNI Ingatkan Bahaya Modus Phishing Jelang Lebaran

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:25

Selengkapnya