Berita

Anies Baswedan. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Politik

Anies Baswedan:

Kemerdekaan Harus Nyata bukan Hanya di Dunia Maya

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 15:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan, menyampaikan refleksi pada momentum peringatan 80 tahun Indonesia merdeka. 

Mantan Capres Koalisi Perubahan itu menekankan bahwa demokrasi seharusnya hadir dalam keseharian masyarakat, bukan hanya di bilik suara saat pemilu.

"Negeri ini sudah merdeka 80 tahun, tapi kadang masih terasa seperti warga belum benar-benar didengar. Terlalu sering keputusan besar muncul tiba-tiba, sementara kita hanya jadi penonton yang berdebat di linimasa, tanpa ruang ikut menentukan,” kata Anies, lewat akun Instagram miliknya, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Senin, 18 Agustus 2025.


Menurut Anies, demokrasi bukan sekadar ajang lima tahunan, melainkan harus hidup dalam percakapan sehari-hari dan dalam keputusan kecil.

“Demokrasi seharusnya hidup dalam percakapan sehari-hari, dalam keputusan kecil, dalam keberanian untuk bicara dan berbuat,” lanjutnya.

Anies menegaskan, Indonesia bukan milik segelintir orang, tetapi milik semua rakyat. Karena itu, setiap langkah kecil dan suara masyarakat merupakan bagian dari perjalanan besar bangsa.

“Indonesia ini bukan hanya milik segelintir, tapi milik kita semua. Maka setiap langkah kecil, setiap suara, setiap komunitas yang bergerak adalah bagian dari cerita besar bangsa ini,” ujarnya.

Menutup pesannya, Anies mengajak seluruh masyarakat menjaga agar kemerdekaan benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar di ruang maya.

“Dirgahayu Republik Indonesia. Mari kita jaga agar kemerdekaan tidak hanya hidup di dunia maya saja, tapi nyata dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Anies.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya