Berita

Penggalian kuburan massal peninggalan ISIS (foto: X/@RudawEnglish)

Global

Irak Gali Kuburan Massal Peninggalan ISIS

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 15:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Para pejabat Irak telah memulai penggalian kuburan massal besar yang diyakini peninggalan kelompok ekstremis ISIS di al-Khafsa, selatan kota Mosul, Irak utara. 

Situs ini diperkirakan menyimpan ribuan jenazah korban pembantaian selama masa kejayaan ISIS hampir satu dekade lalu.

Pemerintah daerah Nineveh bekerja sama dengan lembaga peradilan, tim forensik, Yayasan Syuhada Irak, dan direktorat kuburan massal. 


Menurut laporan kantor berita pemerintah Irak pada Senin, 18 Agustus 2025, operasi penggalian dimulai sejak 9 Agustus atas permintaan Gubernur Nineveh, Abdulqadir al-Dakhil.

Kepala departemen penggalian kuburan massal Yayasan Syuhada, Ahmad Qusay al-Asady menjelaskan bahwa langkah awal operasi masih terbatas. 

"Tim kami hanya mengumpulkan sisa-sisa jenazah yang terlihat dan bukti permukaan sambil mempersiapkan ekshumasi penuh," ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa ekshumasi menyeluruh membutuhkan dukungan internasional karena kondisi situs berbahaya, termasuk adanya air belerang dan persenjataan yang belum meledak.

Menurut al-Asady, sebelum penggalian penuh dilakukan, pihaknya akan membangun basis data DNA untuk memudahkan proses identifikasi. 

"Pemrosesan laboratorium dan basis data DNA harus didahulukan agar identifikasi korban akurat," kata dia.

Seorang pengacara dari Nineveh, Rabah Nouri Attiyah, yang menangani lebih dari 70 kasus orang hilang, menyebut lokasi ini berpotensi menjadi situs pemakaman terbesar di Irak modern. 

"Informasi yang saya peroleh menunjukkan Khasfa sebagai kuburan massal terbesar dalam sejarah Irak modern," kata Attiyah.

Ia memperkirakan sekitar 70 persen korban adalah anggota tentara dan polisi Irak, sementara sisanya termasuk warga Yazidi dari Sinjar serta komunitas Syiah dari Tal Afar. 

"Banyak saksi melihat militan ISIS membawa orang-orang dengan bus ke lokasi itu, lalu membunuh mereka. Sebagian besar dipenggal," ungkap Attiyah.

Khasfa selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi paling mengerikan peninggalan ISIS. 

Berdasarkan kesaksian dan temuan dari kuburan massal lain di Nineveh, ribuan personel keamanan Irak diyakini menjadi korban di sana, bersama dengan minoritas Yazidi yang mengalami perbudakan massal dan pembantaian oleh ISIS.

ISIS mencapai puncak kekuasaan antara 2014-2017, menguasai wilayah luas di Irak dan Suriah. Kelompok ini terkenal karena kebrutalannya, termasuk eksekusi massal, pemenggalan, dan perbudakan terhadap perempuan Yazidi. 

Mereka berhasil dikalahkan di Mosul pada Juli 2017, lalu kehilangan Raqqa pada Oktober 2017, hingga akhirnya tumbang di Baghouz, Suriah timur, pada Maret 2019.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya