Berita

Gusti Kompyang (IGK) Manila (Foto: Instagram @igk_manila)

Nusantara

Mantan Manajer Timnas Indonesia IGK Manila Meninggal Dunia

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 11:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sepak bola Indonesia kehilangan salah satu tokoh besarnya. Mantan manajer Timnas Indonesia dan Persija Jakarta, I Gusti Kompyang (IGK) Manila, meninggal dunia pada Senin pagi 18 Agustus 2025.

Kabar meninggalnya IGK Manila disampaikan beredar di group WhatsApp. Dalam pesan duka disebutkan bahwa IGK Manila meninggal dunia di Rumah Sakit Bunda Menteng pada pukul 08.59 WIB. 

Nama IGK Manila tidak bisa dipisahkan dari sejarah sepak bola Indonesia. Salah satu momen paling membanggakan adalah ketika ia membawa Timnas Indonesia meraih medali emas pada SEA Games 1991 di Manila. Saat itu, Indonesia mengalahkan Thailand lewat adu penalti. 


Selain memberikan gelar juara untuk Timnas Indonesia, mendiang IGK Manila turut mengantarkan klub Persija juara Liga Indonesia pada 2001 silam.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persija Jakarta, Ferry Indra Sjarief juga menyampaikan berita duka tersebut.

IGK Manila atau Mayjen (Purn) I Gusti Kompyang Manila juga adalah Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) NasDem. 

"Assalamu'alaikum rekan-rekan, telah berpulang Bapak Gubernur ABN Engkong Jendral IGK Manila jam 9.00 WIB di RS Bunda Menteng," kata Ferry, di Jakarta. 

Menurut Ferry, jenazah IGK Manila akan lebih dulu disemayamkan di ABN Partai NasDem sebelum dimakamkan.

IGK Manila meninggalkan Persija pada 2007, dengan alasan usia dan kesehatan. Setelah itu, 13 tahun kemudian, pada 2020 IGK Manila menjabat sebagai Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem.

Selain sepak bola, IGK Manila juga dikenal sebagai tokoh olahraga nasional. IGK Manila bahkan memiliki julukan 'Bapak Wushu'.

Tidak hanya itu, IGK Manila terkenal karena perannya dalam Operasi Giring Gajah atau Operasi Ganesha di Sumatera. 

Operasi ini bertujuan untuk memindahkan ratusan gajah yang masuk ke pemukiman transmigran di Air Sugihan, Sumatera Selatan, kembali ke habitat aslinya. 

IGK Manila, lahir di Singaraja, Bali pada 8 Juli 1942. Selain di militer dan dunia olahraga,  IGK Manila pernah menjabat sebagai ketua STPDN, sekjen Departemen Penerangan, hingga direktur Akademi Olahraga Indonesia (Akorin).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya