Berita

Postur APBN 2026 (Foto: Laman Indonesia Baik)

Politik

Target Ekonomi 2025 Boleh Ambisius Tapi Harus Realistis

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 09:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PKB mendukung penuh target ekonomi Presiden Prabowo Subianto 2026 sebagai arah pembangunan nasional.  

Target ini mencerminkan optimisme sekaligus keberanian pemerintah dalam membawa Indonesia melangkah lebih cepat menuju kemandirian dan kemakmuran rakyat.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Hanif Dhakiri menuturkan angka-angka makro memang penting, tapi jauh lebih penting adalah bagaimana angka itu berubah menjadi kesejahteraan nyata. 


"Pertumbuhan ekonomi tidak boleh berhenti sebagai statistik, melainkan harus tercermin pada pekerjaan yang layak, harga kebutuhan pokok yang stabil, dan pemerataan kesejahteraan," kata Hanif Dhakiri kepada wartawan, Senin, 18 Agustus 2025.

Ia mengatakan target APBN 2026 boleh optimis tapi perlu memikirkan kondisi di lapangan dan berpihak pada rakyat.

"Bagi PKB, target boleh ambisius, tapi harus realistis, terukur, dan berpihak pada rakyat kecil," katanya.

Oleh karena itu, Hanif menambahkan PKB akan terus menjadi mitra strategis pemerintah yang loyal dan konstruktif.

"Dengan mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo, sekaligus mengawal dengan kritis agar setiap janji pertumbuhan benar-benar hadir di dapur, di sawah, dan di kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia," tutupnya.

Pemerintah telah menyampaikan nota Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok Pokok Kebijakan Fiskal APBN 2026, pada sidang tahunan MPR/DPR/DPD RI, Gedung Nusantara, Komplek DPR RI, Senayan, Jumat, 15 Agustus 2025.

Adapun target APBN 2026 yang dirancang pemerintah dengan rincian target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 persen, inflasi 2,5 persen, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS Rp16 ribu, Suku Bunga SBN 10 Tahun 6,9 persen.

Selanjutnya, angka pengangguran 4,44-4,96 persen dan kerja formal 37,95 persen. Sementara angka kemiskinan 6,5 - 7,5 persen dan Kemiskinan Ekstrem 0 - 0,5 persen.

Rasio Gini 0,377 - 0,380, Harga Minyak Mentah 70 Dolar AS per barel, Lifting Migas 610 Ribu Barel per hari dan Gas 984 Ribu BOE. 

Indeks Modal Manusia 0,57 dan Kesejahteraan Petani 0,7731.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya