Berita

Makan bergizi gratis yang disiapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Foto: Kantor Komunikasi Kepresidenan)

Bisnis

19.000 Unit Dapur MBG dalam Tahap Verifikasi

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 08:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur produksi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah beroperasi mencapai 5.885 unit.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan, jumlah itu mencakup 38 provinsi, di 510 kabupaten dan 7.200 kecamatan.

Selain 5.885 SPPG yang telah beroperasi, terdapat hampir 19.000 SPPG yang dalam tahap verifikasi. Seluruh dapur MBG yang dalam tahap verifikasi tersebut sepenuhnya dibiayai dari uang masyarakat.


“Jadi 5.885 ditambah 19.000 itu kurang lebih ada sekitar 24.000 (SPPG)," jelas Dadan dalam konferensi pers di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, dikutip Senin 18 Agustus 2025.

"Kalau dikalikan masing-masing Rp2 miliar saja itu angka Rp48 triliun uang yang sudah beredar di masyarakat dan itu bukan APBN,"
jelasnya lagi.

Menurutnya, seluruh infrasktruktur MBG tersebut sepenuhnya dibiayai oleh masyarakat maupun mitra, sebab tidak selalu harus dibiayai oleh APBN. 

“Dan untuk tahun 2026 jika target kami tercapai dengan 82,9 juta di akhir tahun ini, Insya Allah, seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Presiden bahwa dana MBG pada tahun 2026 senilai Rp 335 triliun,” jelasnya.

Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan dalam rangka penyampaian Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangan pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat 15 Agustus 2025, menegaskan bahwa pemerintah menyiapkan Rp335 triliun untuk program MBG. 
 
MBG ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat. 

“Ke depan, program ini akan efektif memberi manfaat lebih luas dan optimal bagi masyarakat," ujar Prabowo. 

MBG diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, memperkuat sumber daya manusia (SDM) masa depan, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya