Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Netty Prasetiyani. (Foto: Dokumentasi Fraksi PKS DPR)

Politik

80 Ribu Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Kerakyatan

MINGGU, 17 AGUSTUS 2025 | 04:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang membentuk 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, merupakan strategi penting untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Anggota DPR RI Fraksi PKS Netty Prasetiyani Aher menilai jika Kopdes Merah Putih tersebut terimplementasi dengan baik maka ekonomi rakyat akan meningkat. 

“Koperasi yang dikelola dengan baik akan membantu masyarakat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjadi wadah gotong royong ekonomi yang sudah menjadi identitas bangsa kita,” kata Netty kepada wartawan, Sabtu 16 Agustus 2025.


Lebih jauh, Legislator PKS ini juga menyambut rencana pemerintah untuk memperluas akses protein hewani seperti ikan dan daging dengan harga yang terjangkau untuk rakyat. 

Menurutnya, ketika koperasi seiring sejalan dengan akses ekonomi yang merata maka rakyat akan merasakan kehadiran negara. 

“Ini adalah bagian penting dari upaya memenuhi gizi seimbang bagi seluruh rakyat Indonesia. Semoga implementasinya berjalan lancar dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil,” kata Netty.

Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan pembentukan 80.081 Koperasi Desa (Kopdes) dan Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia pada Senin 21 Juli 2025.

Program Kopdes Merah Putih, menurut Prabowo, merupakan langkah konkret untuk memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok, termasuk bahan pangan dan obat-obatan, agar dapat diakses rakyat dengan harga yang terjangkau.

“80.000 koperasi ini adalah suatu upaya untuk kita memperpendek rantai distribusi, rantai aliran bahan-bahan yang penting bagi rakyat. Rakyat kecil yang ekonominya masih lemah harus punya akses terhadap obat penting dengan harga terjangkau,” kata Prabowo.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya