Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam acara peluncuran Gerakan Wakaf Pendidikan di Jakarta (Foto: Kemenag)

Nusantara

Wakaf Punya Potensi Besar Dukung Pengembangan Pendidikan Islam

SABTU, 16 AGUSTUS 2025 | 16:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pembangunan sektor pendidikan tidak hanya membutuhkan dukungan anggaran negara. 

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan pembangunan sektor pendidikan juga membutuhkan partisipasi publik melalui instrumen syariah yang produktif salah satunya adalah wakaf.

Menurutnya, wakaf memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan pendidikan Islam. 


“Gerakan wakaf pendidikan Islam ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi keagamaan Islam" kata Menag Nasaruddin dalam acara peluncuran Gerakan Wakaf Pendidikan dengan tema "Menumbuhkembangkan Ekosistem Wakaf Pendidikan Islam untuk Indonesia"di Jakarta, Sabtu 16 Agustus 2025.

"Kita ingin memastikan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga semakin maju dan berdaya saing,” lanjut Menag.

Acara ini menandai komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan potensi filantropi Islam untuk membangun kemandirian finansial pendidikan keagamaan. 

Melalui gerakan ini Kemenag ingin memastikan pendidikan Islam tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga semakin maju dan memiliki daya saing tinggi.

Gerakan tersebut diawali dari internal Kementerian Agama. Menag mengapresiasi sinergi yang terjalin antara dua Direktorat Jenderal (Ditjen) di lingkungan Kemenag yakni Ditjen Pendidikan Islam dan Ditjen Bimas Islam.

"Alhamdulillah, telah terjadi sinergi yang baik antara dua Ditjen, sehingga pengelolaan dan penerima wakafnya menjadi lebih jelas," kata Menag.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, dalam kesempatan yang sama mengatakan, Gerakan Wakaf Pendidikan dirancang sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan dan masyarakat luas. 

"Potensi zakat nasional mencapai Rp108 triliun, tetapi realisasinya masih rendah. Padahal, kebutuhan dana filantropi di lingkungan pendidikan Islam sangat besar," ujarnya. 

Ia menjelaskan bahwa wakaf pendidikan akan diarahkan pada pembangunan sarana prasarana, peningkatan kualitas SDM, serta pemberdayaan riset dan inovasi di lingkungan pendidikan Islam termasuk juga PIP dan KIP kuliah, ucapnya. 

“"Ada jumlah waqif (Orang yang berwakaf) yang besar di Pendidikan Islam yang terdiri dari Peserta didik, Tenaga pendidikan (Tendik) dan non tendik. Selain itu ada 14 kampus PTKIN yang memiliki prodi manajemen zakat dan wakaf, sehingga potensi ini yang akan sangat membantu keberhasilan program wakaf untuk umat,” terangnya. 

Turut hadir Peluncuran Wakaf Pendidikan Islam, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI yang juga Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kamaruddin Amin, serta jajaran pimpinan unit eselon I Kementerian Agama serta para rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dari seluruh Indonesia. 

Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan kolektif terhadap gerakan wakaf pendidikan yang diharapkan mampu menjadi gerakan nasional.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya