Berita

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko (Foto: Dok. BP Taskin)

Nusantara

BP Taskin Fokuskan Program MBG di Kantong Kemiskinan dan Daerah 3T

SABTU, 16 AGUSTUS 2025 | 15:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menegaskan komitmen penuh lembaganya dalam mempercepat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR, Jumat 15 Agustus 2025.

“BP Taskin siap mempercepat pelaksanaan program strategis ini dengan metodologi yang telah kami kembangkan secara cermat. Kami akan memfokuskan 1.000 titik SPPG (Satuan Pendidikan Penyelenggara) pada kantong-kantong kemiskinan dan daerah 3T untuk memastikan dampak optimal bagi anak-anak yang paling membutuhkan," tegas Budiman.

BP Taskin sendiri telah menyiapkan metodologi targeting berbasis data dengan menggabungkan tiga indikator utama, yakni tingkat kemiskinan kabupaten/kota berdasarkan BPS 2024, identifikasi daerah 3T sesuai Perpres 63/2020, serta estimasi populasi siswa SD hingga SMA dari data Susenas 2024. 


“Metodologi kami menggunakan pendekatan berbasis permintaan dengan menghitung proporsi siswa di setiap wilayah terhadap total nasional. Kami telah mengidentifikasi 264 kabupaten/kota sebagai kantong kemiskinan, dengan 115 di antaranya memenuhi seluruh kriteria prioritas,” ungkap Budiman.

Untuk wilayah 3T, BP Taskin telah memetakan 62 kabupaten/kota daerah tertinggal dan 11 kabupaten/kota yang memenuhi seluruh kriteria, dengan estimasi 392 ribu siswa yang akan dilayani melalui 41 unit SPPG di lima provinsi bagian timur Indonesia. 

Sistem alokasi yang diterapkan juga menggunakan prinsip minimal satu titik SPPG per kabupaten/kota prioritas, ditambah distribusi proporsional berdasarkan jumlah siswa, dengan buffer cadangan sebesar 20 persen untuk mengantisipasi kebutuhan di lapangan. 

"Nusa Tenggara Timur menjadi prioritas tertinggi dengan 4 kabupaten target melayani 241.263 siswa, diikuti Maluku dengan 3 kabupaten untuk 63.988 siswa, serta Papua dan sekitarnya dengan 4 kabupaten melayani 50.050 siswa,” jelas Budiman.

Sebagai langkah nyata, BP Taskin akan mengirimkan tim khusus ke Kabupaten Toraja Utara pada 20 Agustus 2025 untuk mempersiapkan enam titik SPPG di dua kecamatan terpencil. 

"Toraja Utara dipilih karena karakteristiknya sebagai daerah dengan tantangan geografis dan aksesibilitas yang tinggi. Pengalaman di sana akan menjadi pembelajaran berharga untuk penyempurnaan strategi implementasi di seluruh Indonesia,0tambahnya.

Budiman menegaskan, Program MBG merupakan bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan nasional dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. 

“Program ini bukan sekadar pemberian makanan, tetapi investasi strategis dalam pembangunan SDM Indonesia. Dengan targeting berbasis data dan monitoring real-time, kami optimis dapat mencapai dampak optimal dalam mengurangi stunting dan meningkatkan prestasi akademik anak-anak di daerah tertinggal,” tutupnya.

Dalam implementasinya, BP Taskin menjalin sinergi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai leading sector, serta Kementerian Dalam Negeri yang berperan memastikan sinkronisasi dengan pemerintah daerah, penguatan kapasitas pemda, hingga integrasi MBG dalam agenda pembangunan daerah. Evaluasi berkala akan terus dilakukan agar program berkelanjutan dan diperluas secara nasional.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya