Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: TV Parlemen)

Politik

Pidato Presiden Menyentuh Jantung Pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia

SABTU, 16 AGUSTUS 2025 | 09:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyambut antusias arah kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan, kebudayaan, pemuda, dan olahraga.

Ia mengatakan, pidato kenegaraan Presiden pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 menjadi peta jalan konkret dan visioner negara dalam memajukan pendidikan di Tanah Air.

"Pidato Bapak Presiden bukan hanya berisi komitmen, tetapi peta jalan yang konkret dan visioner untuk memajukan pendidikan serta menguatkan jati diri bangsa melalui budaya kita," kata Lalu dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu 16 Agustus 2025. 


Ia bahkan menilai, isi pidato Presiden menyentuh jantung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Menurutnya, komitmen pemerintah yang mengoptimalkan 20 persen APBN untuk pendidikan, termasuk peningkatan signifikan kesejahteraan guru aparatur sipil negara (ASN) dan pemberian tunjangan layak bagi guru non-ASN, adalah bentuk keseriusan pemerintah. 

"Peningkatan kesejahteraan guru adalah langkah fundamental. Guru yang sejahtera adalah fondasi bagi pendidikan yang bermutu," ungkapnya. 

Komisi X DPR RI akan memastikan kebijakan mulia tersebut diimplementasikan dengan tepat, transparan, dan menjangkau seluruh guru, termasuk para pahlawan tanpa tanda jasa di pelosok. 

Ia mengapresiasi program revitalisasi 13.800 sekolah dan 1.400 madrasah, serta distribusi 288.000 layar pintar ke daerah terpencil. Menurutnya, langkah ini adalah lompatan besar untuk pemerataan akses pendidikan berkualitas, khususnya di wilayah 3T.

"Ini adalah jawaban atas kesenjangan infrastruktur dan teknologi yang selama ini menghambat anak-anak di daerah 3T. Distribusi layar pintar massal akan membuka cakrawala ilmu pengetahuan seluas-luasnya bagi generasi muda Indonesia," tuturnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya