Berita

Orang-orang berkumpul di lokasi banjir bandang di Tehsil Salarzai di distrik Bajaur, Pakistan (Foto: AFP)

Dunia

Banjir Bandang Pakistan Tewaskan Ratusan Orang

SABTU, 16 AGUSTUS 2025 | 07:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korban jiwa akibat hujan monsun deras yang memicu tanah longsor dan banjir bandang di wilayah utara Pakistan terus bertambah. Hingga Sabtu, 16 Agustus 2025, sedikitnya 194 orang dilaporkan meninggal.

Menurut badan penanggulangan bencana setempat, sebagian besar korban berasal dari provinsi pegunungan Khyber Pakhtunkhwa di barat laut Pakistan. Sementara lima orang tewas di wilayah utara Gilgit-Baltistan dan sembilan orang di Kashmir yang dikuasai Pakistan.

Dikutip dari Al-Jazeera, distrik Buner di Khyber Pakhtunkhwa menjadi salah satu daerah paling terdampak, dengan 78 korban meninggal. Musibah bertambah parah ketika sebuah helikopter penyelamat jatuh akibat cuaca buruk, menewaskan lima awak di dalamnya.


Pemerintah mengerahkan helikopter militer untuk menjangkau daerah yang terisolasi. Tim SAR berhasil mengevakuasi sekitar 1.300 wisatawan yang terjebak di distrik pegunungan Mansehra. Namun, setidaknya 35 orang masih hilang di kawasan tersebut.

Otoritas meteorologi setempat memperingatkan potensi hujan lebat lanjutan di wilayah barat laut, dan meminta warga menghindari bepergian ke daerah rawan.

Musim hujan di Asia Selatan biasanya berlangsung dari Juni hingga September, membawa 70–80 persen curah hujan tahunan. Meski penting bagi pertanian dan ketahanan pangan, periode ini juga kerap memicu bencana mematikan seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya