Berita

Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian. (Foto: Parlementaria)

Politik

Legislator Golkar: APBN 2026 Instrumen Keadilan Sosial

SABTU, 16 AGUSTUS 2025 | 05:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian, menyampaikan apresiasi atas pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2025, terkait Penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2026. 

Ia menilai APBN 2026 mencerminkan visi yang tegas, berpihak pada rakyat, dan berani mengarahkan anggaran negara untuk memperkuat fondasi ketahanan nasional.

“Pidato Presiden hari ini memberikan keyakinan bahwa APBN 2026 bukan hanya instrumen fiskal, tapi juga instrumen keadilan sosial dan kemandirian bangsa. Presiden menempatkan ketahanan pangan, energi, dan pertahanan sebagai pilar utama menuju Indonesia tangguh. Ini arah yang sangat tepat,” ujar Hetifah dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 16 Agustus 2025.


Sebagai Ketua Komisi X yang membidangi pendidikan, ia sangat mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dan menyambut gembira alokasi anggaran pendidikan dalam RAPBN 2026 yang mencapai Rp757,8 triliun, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. 

Legislator Golkar itu menyebut langkah ini sebagai bukti nyata komitmen Presiden dalam membangun sumber daya manusia unggul.

“Komitmen untuk pendidikan terlihat sangat jelas. Bukan hanya pada sisi anggaran, tetapi juga dalam bentuk kebijakan yang berpihak: pembangunan sekolah unggul, tunjangan guru non-ASN, layar pintar untuk daerah 3T, hingga penguatan gizi anak. Semua ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Indonesia,” jelas Hetifah.

Ia juga menyoroti keberanian Pemerintah dalam menetapkan defisit fiskal sebesar 2,48 persen terhadap PDB, di tengah tantangan global yang tidak mudah. 

“Disiplin fiskal tetap dijaga, tetapi tidak mengorbankan pelayanan publik dan perlindungan terhadap masyarakat rentan. Ini mencerminkan tata kelola yang sehat dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil di angka 5,12 persen, tingkat kemiskinan yang terus menurun ke angka 8,47 persen, dan penciptaan 3,6 juta lapangan kerja baru, Hetifah menilai bahwa APBN 2026 menunjukkan arah pembangunan yang semakin inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Menutup pernyataannya, Hetifah menyatakan kesiapan Komisi X DPR untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah dalam mengawal implementasi RAPBN 2026, khususnya di sektor pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, dan riset.

“Presiden telah menyampaikan arah. Kini saatnya kita bersama-sama memastikan bahwa setiap rupiah dalam APBN benar-benar digunakan untuk memperkuat bangsa. Komisi X akan menjalankan fungsi pengawasan dan anggaran dengan semangat kolaborasi yang kuat, demi masa depan Indonesia yang lebih adil dan tangguh,” pungkasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya