Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Bisnis

Airlangga Dorong Strategi Besar Selaras Asta Cita Presiden Prabowo

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 19:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan pemerintah mendorong strategi besar kebijakan yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini diungkap Airlangga dalam jumpa pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2026 di Aula Cakti Buddhi Bakti, Gedung Mar'ie Muhammad, Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Agustus 2025.

"Terkait dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto kita dorong beberapa hal. Kita dorong beberapa hal yang terkait dengan penciptaan lapangan kerja, pembangunan SDM, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi," katanya.


Ia menjelaskan, strategi besar tersebut juga selaras dengan RKP dan RAPBN 2026, yang mencakup ketahanan pangan, ketahanan energi, makan bergizi gratis, program pendidikan, program kesehatan, pembangunan desa, koperasi dan UMKM, pertahanan semesta, serta investasi dan perdagangan global.

"Langkah strategis yang didorong adalah mengurangi ketergantungan pada pasar yang biasa, masuk ke pasar non-tradisional seperti Afrika dan Timur Tengah, serta memperkuat kerja sama multilateral seperti memperdalam kerangka ASEAN, RCP, BRICS, I-CA CEPA, dan I-EU CEPA," ujarnya.

Airlangga menambahkan, pemerintah juga akan melakukan transformasi digital, pengembangan ekonomi kreatif, melanjutkan hilirisasi industri, dan mempersiapkan ekosistem untuk industri semikonduktor setelah ditandatanganinya perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat.

Ia optimistis pertumbuhan ekonomi akan membaik di semester II 2025 dan sepanjang 2026.

"Kita lihat beberapa data terkait investasi yang terus meningkat, barang modal yang naik 32 persen, belanja pemerintah juga naik 17,94 persen, dan tentu ini diharapkan akan terus berlanjut," jelasnya.

Stimulus ekonomi senilai Rp61 triliun telah digelontorkan pada semester I 2025 dan akan dilanjutkan di semester II. Selain itu, deregulasi juga dilakukan melalui revisi PP Nomor 28 dan revisi Permendag Nomor 8 Tahun 2023 untuk memperkuat kepercayaan investor.

Airlangga menyebut perbaikan desain kerja sama dan investasi, termasuk I-EU CEPA, akan dilakukan tahun depan. APBN 2026 juga akan dieksekusi sejak awal tahun, lebih cepat dibanding 2025, untuk mendorong akselerasi ekonomi.

"Presiden Prabowo berharap Danantara menyelesaikan proses konsolidasi dan akan mulai realisasi capex di semester 2 2025. Adapun capaian realisasi capex semester 1 mencapai Rp179,05 triliun," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya