Berita

Ilustrasi (Foto: Bloomberg)

Bisnis

Ekspor TIK Korea Selatan Tembus Rekor Berkat Lonjakan Chip

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 13:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ekspor produk teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Korea Selatan naik tajam 14,5 persen pada Juli 2025 dibandingkan tahun lalu, berkat rekor penjualan chip.

Dikutip dari Yonhap, Jumat 15 Agustus 2025, data Kementerian Sains dan TIK menunjukkan bahwa nilai ekspor TIK bulan lalu mencapai 22,19 miliar Dolar AS, naik dari 19,38 miliar Dolar AS pada Juli 2024. Angka ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah untuk bulan Juli.

Di sisi lain, impor juga naik 9,8 persen menjadi 13,32 miliar dolar AS, sehingga sektor ini mencatat surplus perdagangan sebesar 8,87 miliar dolar AS.


Kementerian menjelaskan, lonjakan ekspor terutama didorong oleh penjualan semikonduktor yang melesat 31,2 persen menjadi 14,72 miliar Dolar AS. Kenaikan ini dipicu harga chip memori yang lebih tinggi dan meningkatnya investasi perusahaan global pada server kecerdasan buatan (AI).

Namun, tidak semua produk TIK mengalami kenaikan. Ekspor layar (display) turun 8,9 persen menjadi 1,76 miliar Dolar AS. Pengiriman perangkat seluler merosot 21,7 persen menjadi 960 juta dolar AS, dan ekspor komputer serta aksesorinya turun 17,1 persen menjadi 1,09 miliar Dolar AS.

Dari sisi tujuan ekspor, pengiriman ke Amerika Serikat naik 11,9 persen menjadi 2,71 miliar Dolar AS, dipimpin oleh chip dan ponsel, sekaligus memperpanjang tren kenaikan selama 21 bulan berturut-turut.

Sebaliknya, ekspor ke China turun 5,6 persen menjadi 7,47 miliar Dolar AS akibat melemahnya permintaan chip, layar, dan ponsel. Sementara ekspor ke Uni Eropa dan Jepang masing-masing naik 18 persen dan 23,9 persen.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya