Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Ancaman Trump ke Putin Bikin Harga Minyak Naik 2 Persen

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 09:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia naik sekitar 2 persen pada Kamis, 14 Agustus 2025, membawanya berada di level tertinggi dalam sepekan.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 1,21 Dolar AS atau 1,8 persen, menjadi 66,84 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 1,31 Dolar AS atau 2,1 persen, menjadi 63,96 Dolar AS per barel.

Kenaikan ini mengakhiri tren “jenuh jual” selama tiga hari dan membawa Brent ke penutupan tertinggi sejak 6 Agustus. 


Sebelumnya, pada Selasa, Brent sempat menyentuh harga terendah sejak 5 Juni, dan WTI terendah sejak 2 Juni, dipicu oleh melemahnya data persediaan dan pasokan dari Badan Informasi Energi AS (EIA) serta Badan Energi Internasional (IEA).

Lonjakan harga dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump pada Rabu. Ia memperingatkan akan ada konsekuensi serius jika pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin soal Ukraina gagal. 

Trump mengancam memberlakukan tarif tambahan pada pembeli minyak Rusia, terutama China dan India, jika Rusia melanjutkan perang.

Menurut Rystad Energy, ancaman ini menambah kekhawatiran pasar karena pembeli minyak Rusia berpotensi mendapat tekanan ekonomi lebih besar. 

"Ketidakpastian perundingan damai AS-Rusia terus menambah premi risiko bullish mengingat pembeli minyak Rusia mungkin menghadapi tekanan ekonomi yang lebih besar," ujarnya.

Meski begitu, sejumlah analis meragukan Trump benar-benar akan mengambil langkah yang bisa mengganggu pasokan minyak secara signifikan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya