Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Variatif: S&P 500 Melesat - Nasdaq Anjlok

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 08:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street berakhir variatif, setelah laporan harga produsen yang lebih panas dari perkiraan. 

Laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan harga produsen Amerika mengalami kenaikan tertinggi dalam tiga tahun terakhir pada Juli, akibat lonjakan biaya barang dan jasa, yang memperlihatkan bahwa peningkatan inflasi yang luas akan segera terjadi.

Trader pun memangkas ekspektasi penurunan suku bunga the Fed untuk sisa tahun ini menjadi sekitar 56,7 basis poin, menurut data yang dikumpulkan LSEG. 


Jumlah warga Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran menyusut pekan lalu. 

Dikutip dari Reuters, Dow Jones Industrial Average berakhir melemah 11,01 poin, atau 0,02 persen, menjadi 44.911,26, pada penutupan perdagangan Kamis 14 Agustus 2025 waktu setempat.

S&P 500 menguat 1,96 poin, atau 0,03 persen, menjadi 6.468,54 - level penutupan tertinggi baru.

Nasdaq Composite turun 2,47 poin, atau 0,01 persen, menjadi 21.710,67. 

Tujuh dari 11 sektor S&P 500 tercatat melemah.

Saham Intel Corp melonjak 7,4 persen setelah laporan  Bloomberg  menyebutkan bahwa pemerintahan Presiden Trump tengah berdiskusi untuk kemungkinan pemerintah mengambil saham di perusahaan semikonduktor tersebut.

Saham Deere & Co turun 6,8 persen usai mencatat laba kuartalan lebih rendah dan memperketat proyeksi tahunan. 

Di bursa NYSE , jumlah saham yang turun melebihi yang naik dengan rasio 2,29 banding 1. Di Nasdaq, rasio serupa tercatat 2,14 banding 1.

Saham Amazon dan McDonald's menguat, masing-masing 2,86 persen dan 1,25 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya