Berita

Flyer Jakarta Jobfest 2025. (Gambar: Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta)

Nusantara

2 Ribu Lowongan Kerja Menanti di Jakarta Jobfest 2025

KAMIS, 14 AGUSTUS 2025 | 23:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar Jakarta Jobfest 2025 di Plaza Bendera Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur pada 19–20 Agustus 2025 mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. 

Sebanyak 40 perusahaan dari berbagai sektor akan membuka total dua ribu lowongan pekerjaan.

Staf Khusus Gubernur DKI Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, mengatakan Jobfest merupakan wujud komitmen Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno dalam menyediakan lapangan kerja bagi warga.


“Ini salah satu wujud upaya memberikan warga Jakarta peluang kerja untuk meningkatkan kualitas hidupnya," kata Chico dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 14 Agustus 2025.

Lanjut dia, perusahaan yang berpartisipasi berasal dari sektor industri pengolahan, angkutan, pergudangan dan komunikasi, konstruksi, keuangan, asuransi, perdagangan besar, restoran dan perhotelan, hingga jasa kemasyarakatan dan hiburan. 

Selain informasi lowongan, Jobfest akan menghadirkan booth pelatihan kerja, talkshow peningkatan karir dari pihak pemerintah dan swasta, serta pentas hiburan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Syaripudin, menyebut Jobfest 2025 berbeda dari job fair sebelumnya karena menghadirkan layanan publik di lokasi, seperti mobil Dukcapil, perizinan, perpustakaan keliling, dan Samsat Keliling. 

Ada pula showcase pelatihan keterampilan, mulai dari tata rias, barista, hingga las.

Untuk mencegah penumpukan peserta, seluruh proses lamaran dilakukan secara digital. 

“Walk-in interview tetap ada, tetapi mekanismenya diatur ketat agar tidak menimbulkan kerumunan,” jelas Syaripudin.

Acara ini mengusung tema “Dari Jakarta, Raih Peluang Kerja”, diharapkan menjadi jembatan antara pencari kerja dan perusahaan, sekaligus sarana meningkatkan keterampilan dan wawasan karir warga.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya