Berita

Perkampungan nelayan di Cilincing. (Foto: journoliberta.com)

Nusantara

Pembangunan NPEA Jangan Kesampingkan Kepentingan Nelayan

KAMIS, 14 AGUSTUS 2025 | 22:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pembangunan Akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru atau New Priok Eastern Access (NPEA) disosialisasikan di kawasan Cilincing-Marunda, Jakarta pada Kamis, 14 Agustus 2025. 

Acara yang digelar PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan PT PP (Persero) Tbk ini dihadiri perwakilan masyarakat, nelayan, dan berbagai pemangku kepentingan guna menjamin komunikasi yang transparan dan dua arah. 

Sebagai proyek berskala nasional, pembangunan NPEA diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik dan mendukung pertumbuhan ekonomi. 


Namun, potensi dampak terhadap lingkungan dan sosial menjadi perhatian utama bagi masyarakat sekitar, khususnya komunitas pesisir dan nelayan.

Terkait itu, Ketua DPD Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Jakarta Utara, Jenny, menyampaikan pernyataan yang mencerminkan aspirasi komunitas yang diwakilinya. 

"Sebagaimana kita pahami bersama, bahwa ini merupakan proyek strategis nasional. Dengan perencanaan, pengguna, sampai pada pelaksana merupakan kepanjangan tangan pemerintah," ujar Jenny. 

Ia melanjutkan dengan menekankan harapan para nelayan. Terutama terkait masalah kesejahteraan dan akses untuk melaut. 

"Tentu harapan kami, pembangunan ini (baik pra, saat konstruksi dan pasca konstruksi) tidak mengesampingkan kepentingan masyarakat pesisir dan nelayan. Karena apabila berdampak negatif, justru dampak itu pasti mengarah pada pemerintah secara khusus," ungkap dia. 

Pernyataan tersebut menjadi pengingat penting bagi pihak-pihak yang terlibat dalam proyek bahwa tanggung jawab pembangunan tidak hanya sebatas aspek teknis, tetapi juga aspek sosial. 

"Kami dari KNTI juga berharap, pembangunan yang merupakan hajat bersama sebagai warga negara dapat sama-sama memberikan dampak baik bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali masyarakat pesisir dan nelayan," pungkas Jenny.  

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Kaharuddin Djenod Kembali Pimpin PT PAL Indonesia

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:50

Nusron Bersama Wamenhan dan KSAU Bahas Penataan Aset Pertanahan TNI AU

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:27

Gatot Nurmantyo Berharap Presiden Keluarkan Dekrit Sesuai Amanat AD/ART Gerindra

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:59

Anies Baswedan dan Suara Kentongan

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:35

Rocky Gerung: Eksaminasi Putusan Kerry Riza Uji Cara Berpikir Penegak Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:12

Wali Kota Agustina Gelar Nobar Dukung Celyna Grace di Indonesian Idol Season XIV

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:54

UUD 2002 Berhasil Bikin Kekayaan Indonesia Dirampok Besar-besaran

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:31

PT PAL Indonesia Bukukan Kenaikan Laba Bersih Sebesar 108,58 Persen

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:13

Keterwakilan 30 Persen Perempuan Jangan Cuma Formalitas bagi Parpol

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:47

Pasal Kerugian Negara Dianggap Tidak Efektif Berantas Korupsi

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:25

Selengkapnya