Berita

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Jakarta. (Foto: Dok Kementerian Imipas)

Politik

Dirjen Imigrasi Jalur Karier Lebih Paham Masalah

KAMIS, 14 AGUSTUS 2025 | 12:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi dari internal penting untuk menunjang kinerja Direktorat Imigrasi lebih baik. Sosok Dirjen Imigrasi dari jalur karier internal dinilai lebih paham masalah dibanding dari luar institusi. 

"Dirjen Imigrasi dari internal tentu akan lebih mengerti duduk persoalan," ujar pakar hukum tata negara dari Universitas Andalas Feri Amsari Feri dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, 14 Agustus 2025.

Ia khawatir jika dipaksakan mengambil dari luar institusi tanpa jalur karier, kinerja Dirjen Imigrasi tidak akan maksimal karena sulit memahami persoalan keimigrasian secara menyeluruh. 


Sementara jika mengambil dari internal, mereka akan lebih memahami berbagai kebutuhan dan persoalan keimigrasian. Hal lain, kinerja Dirjen Imigrasi membutuhkan kerja sama tim. 

"Selain paham duduk persoalan, kerja sama tim akan lebih baik jika dari internal karena dia akan paham kapasitas SDM-nya (sumber daya manusia)," lanjut Feri.

Usulan pemilihan Dirjen Imigrasi dari internal institusi juga sebelumnya disampaikan anggota Komisi XIII DPR Andreas Hugo Pareira. Politisi PDIP ini menekankan, selain paham dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), Dirjen Imigrasi juga harus kompeten.

"Dirjen harus dilihat berdasarkan kompetensi dan kebutuhan sesuai dengan tupoksinya," ujar Andreas.

Saat ini, posisi Dirjen Imigrasi masih dijabat seorang pelaksana tugas (Plt). Menteri Imipas Agus Andrianto menunjuk Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Ditjen Imigrasi Yuldi Yusman sebagai Plt Dirjen Imigrasi pada 23 April 2025.

Plt Dirjen Imigrasi Yuldi Yusman dilantik menggantikan Plt sebelumnya, yakni Saffar Muhammad Godam yang mendapat tugas baru sebagai Asesor Sumber Daya Manusia Ahli Utama pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya