Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Bervariasi, Nikkei Jatuh-Kosdaq Stagnan

KAMIS, 14 AGUSTUS 2025 | 10:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia dibuka bervariasi pada perdagangan Kamis pagi 14 Agustus 2025 saat investor bertaruh pada pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS bulan depan.

Dikutip dari CNBC, perdagangan saham dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,49 persen. 

Indeks berlanjut meningkat 0,65 persen ke 8.884,1.


Indeks Kospi, Korea Selatan, dibuka naik 0,39 persen dan berlanjut melemah 0,26 persen menjadi 3.215,91. Sementara Kosdaq bergerak stagnan. 

Indeks Nikkei 225, Jepang, bergerak melorot 0,92 persen atau 396,61 poin) ke level 42.878,06, setelah dibuka turun 0,31 persen. Sementara Topix melorot 0,64 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi akan berupaya melanjutkan kenaikan menuju 8.000, setelah berhasil mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan melonjak 1,3 persen ke posisi 7.892. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange melaju 1,13 persen ke 18,85 Dolar AS.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG berpeluang menersukan tren kenaikan didukung kenaikan volume transaksi dan  net buy  asing. Secara teknikal indeks memiliki peluang menguat ke rentang 7.900-8.000, dengan level support di 7.800 dan 7.700, sedangkan resistance-nya di level 7.985 dan 8.080.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya