Berita

Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan Seminar Kemerdekaan Digital 2025 di Hotel PrimeBiz, Cikarang, Bekasi. (Foto: Dok. UBSI)

Nusantara

AI Bentuk Revolusi Baru Ubah Cara Manusia Berpikir

KAMIS, 14 AGUSTUS 2025 | 02:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan Seminar Kemerdekaan Digital 2025 bertajuk Artificial Intelligence: Hype & Reality in Indonesia” di Hotel PrimeBiz, Cikarang, Bekasi.

Acara yang dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan -- siswa, mahasiswa, guru, dosen, praktisi teknologi, dan pegiat media digital -- membahas secara mendalam perkembangan ekosistem kecerdasan buatan (AI) di Indonesia, termasuk tantangan dan peluang dalam membangun sistem berbasis AI yang terintegrasi secara global.

Adapun narasumber yang dihadirkan adalah para praktisi AI yang telah berkiprah di industri nyata, yakni  Wandha Dwitarri, Co-Founder Postinc Media; Daniel Manihuruk, Co-Founder AICO, Rian Septian Anwar, Chief Creative Officer DICO; Verry Riyanto, Head of Technology & Information UBSI dan Kevin Anggito, Data Scientist Bank BCA . 


Wakil Rektor II Bidang Non Akademik UBSI, Adi Supriyatna mengatakan bahwa AI  bukan sekadar tren teknologi, melainkan bentuk revolusi baru yang mengubah cara manusia berpikir, bekerja, dan berinteraksi. 

"AI sekarang adalah revolusi. Bukan yang pakai senjata, tapi pakai algoritma,” kata Adi dikutip Kamis 14 Agustus 2025.

"Karena itu. AI harus dimanfaatkan untuk membangun ekosistem global yang inklusif dan berkelanjutan," lanjutnya.

Menurut Adi, pentingnya membangun sistem AI yang tidak hanya mengikuti arus global, tetapi juga berakar pada kebutuhan lokal. 

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain aktif dalam ekosistem AI dunia, asalkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan inovasi global.

Adi juga mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi berbasis AI yang relevan dengan konteks Indonesia. 

Melalui seminar ini, UBSI menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan digital yang adaptif dan berorientasi global. UBSI percaya bahwa kemerdekaan digital adalah bagian dari perjuangan intelektual bangsa menuju kemandirian teknologi.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya