Berita

Ilustrasi mobil Low Cost Green Car (LCGC). (Foto: Gramedia.com)

Bisnis

Penjualan Mobil LCGC Anjlok 40 Persen pada Juli 2025

RABU, 13 AGUSTUS 2025 | 21:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penjualan mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) tercatat kembali merosot hingga pertengahan tahun 2025.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan LCGC secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer pada Juli 2025 hanya mencapai 8.923 unit.

Jumlah ini merosot 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan penjualan 14.809 unit. Sementara pada Juni 2025 penjualan mobil LCGC turun lebih dalam 49 persen dengan penjualan 7.762 unit.


Meski begitu, secara bulanan ada sedikit perbaikan. Angka penjualan LCGC pada Juli naik 15 persen dibandingkan Juni 2025 yang hanya membukukan 7.762 unit.

Daihatsu Sigra menjadi model terlaris pada Juli 2025 dengan distribusi 2.951 unit, naik 7,62 persen dibandingkan bulan sebelumnya. 

Di posisi kedua Toyota Calya dengan penjualan 2.525 unit, diikuti Honda Brio Satya sebanyak 1.977 unit.

Sementara itu, Daihatsu Ayla mencatatkan 861 unit, sedangkan Toyota Agya menempati posisi kelima dengan distribusi 609 unit.

Sebagai catatan, mobil LCGC sendiri dipasarkan di kisaran Rp150 juta hingga Rp180 jutaan. Mobil ini menggunakan mesin berkapasitas 1.000 cc hingga 1.200 cc, dengan efisiensi bahan bakar minimal 20 kilometer per liter sesuai ketentuan program mobil hemat energi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya