Berita

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid. (Foto: RMOL)

Politik

Nusron Wahid Ditegur Gerindra Ingat Pesan Prabowo, Selain Tak Bicara Ngaco

RABU, 13 AGUSTUS 2025 | 14:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid disorot meski sudah meminta maaf.

Mitra kerja di Komisi II DPR meminta Nusron memperbaikan gaya komunikasi dengan tidak lagi melontarkan pernyataan yang menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.

"Memang ada kata-kata yang menurut hemat saya harus diperbaiki. Mungkin beliau karena terlalu bersemangat akhirnya keluarlah bahasa yang kalau saya tidak salah bahasanya itu kan beliau menyampaikan soal kata-kata 'mbah-mu'," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Bahtra Banong kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 13 Agustus 2025.


Nusron sebelumnya menjadi sorotan atas pernyataannya ketika hendak menjelaskan peraturan penertiban tanah telantar, bahwa tanah yang dibiarkan menganggur selama dua tahun akan diambil alih negara. Dia mengatakan semua tanah milik negara dan bukan dibuat oleh mbah-mbah leluhur. 

Nusron lantas menyampaikan permintaan maaf dan mengatakan bahwa pernyataannya disampaikan dalam konteks guyon atau bercanda. Menteri dari Golkar ini mengakui candaannya tidak pantas diucapkan, terlebih oleh pejabat publik.

Bahtra menghargai sikap Nusron Wahid yang menyampaikan permintaan maaf usai pernyataannya ramai dibicarakan. Meski begitu legislator dari Fraksi Gerindra ini mengingatkan Nusron soal pesan Presiden Prabowo Subianto agar tidak membuat gaduh.

"Nah, itulah terus yang diminta oleh Pak Prabowo jangan membuat gaduh di publik dan jangan membuat kebijakan yang sifatnya tidak pro terhadap masyarakat," tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya