Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Ini Syarat yang Diajukan Rusia untuk Mengakhiri Perang dengan Ukraina

RABU, 13 AGUSTUS 2025 | 07:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menjelang pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Alaska pada Jumat, 15 Agustus 2025, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan syarat perdamaian yang diajukan Moskow.

Dalam pernyataannya pada Selasa, 12 Agustus 2025, Zelensky mengatakan Rusia menginginkan pasukan Ukraina mundur sepenuhnya dari wilayah Donbas, termasuk bagian Donetsk yang masih dikuasai Ukraina.

Zelensky menegaskan, permintaan itu tidak bisa diterima.


“Bagi Rusia, Donbas hanyalah batu loncatan untuk menyerang lagi di masa depan. Jika kami mundur -- baik secara sukarela maupun karena tekanan -- itu sama saja memulai perang ketiga,” ujarnya, dikutip dari CNN.

“Saya tidak akan menyerahkan negara saya. Jika Donbas kami tinggalkan sekarang, berarti kami memberi Rusia jalan terbuka untuk mempersiapkan serangan baru," lanjut Zelensky.

Rusia sebelumnya mencaplok Krimea pada 2014, lalu melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022.

Terkait pertemuan puncak Alaska, Zelensky menyebut undangan Putin ke AS sebagai “kemenangan pribadi” bagi pemimpin Rusia itu.

Di medan perang, Ukraina mengerahkan pasukan cadangan untuk menahan laju Rusia di sekitar dua kota utama di Donetsk, yaitu Pokrovsk dan Dobropillia. Pertempuran di sana disebut “sulit” oleh Staf Umum Ukraina, dengan tambahan pasukan diperlukan untuk memblokir serangan kelompok-kelompok kecil tentara Rusia.

Situasi ini menunjukkan pertempuran di Donetsk semakin sengit. Wilayah ini memang sudah dikuasai sebagian oleh separatis pro-Rusia sejak konflik pecah pada 2014.

Sementara itu, Kremlin mengonfirmasi bahwa Putin telah berbicara lewat telepon dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, untuk membahas pertemuan puncak di Alaska.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya